Mubadalah.id – Kehamilan merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru saja menikah. Memiliki anak akan menambah keceriaan dan kebahagiaan dalam sebuah pernikahan. Akan tetapi sebelum menjalani kehamilan sebaiknya terlebih dahulu melakukan perencanaan dan persiapan dengan baik.
Dengan persiapan dan perencanaan yang matang akan mendukung pasangan calon pengantin dalam mendapatkan kehamilan yang sehat.
Perencanaan kehamilan bertujuan untuk mencegah kehamilan 4 Terlalu yaitu 1. Terlalu Muda (< 20 tahun). 2. Terlalu Tua (> 35 tahun). 3. Teralu dekat jarak kehamilan (< 2 tahun), dan 4. Terlalu sering hamil (> 3 anak).
Bila terjadi salah satu kehamilan “4 Terlalu” ini dapat berdampak tidak baik bagi kesehatan ibu dan anak. Kehamilan perlu direncanakan karena pasangan calon pengantin diharapkan memiliki status kesehatan yang baik dan terhindar dari penyakit. Saat hamil ibu harus dalam keadaan sehat sehingga bayi yang dilahirkan sehat.
Perencanaan kehamilan yang sehat meliputi persiapan fisik dan mental pasangan sehingga akan menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal dan memastikan kesehatan ibu selama menjalani kehamilan, persalinan, dan nifas.
Oleh karena itu pasangan calon pengantin perlu berkonsultasi dan memeriksakan kesehatannya di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kehamilan yang Sehat
Proses kehamilan dimulai dengan terjadinya beberapa tanda dimulainya proses kehamilan, antara lain:
1. Tidak datang haid.
2. Pusing dan muntah-muntah terutama pada pagi hari.
3. Buah dada membesar dan sekitar puting susu berwarna kegelapan.
4. Sejalan dengan bertambahnya waktu kehamilan perut membesar.
Proses kehamilan sendiri dimulai dengan terjadinya pembuahan sel telur yang sudah matang dan sudah di tuba falopi oleh sperma (konsepsi) yang disebut zigot.
Selanjutnya berkembang dengan memecah diri menjadi 2-3-4-8 dan seterusnya yang kita sebut janin, sambil pada saat yang sama berjalan menuju rongga rahim, normalnya selama 6 hari.
Di dinding rongga rahim inilah janin menempel dan terus berkembang yang kita sebut hamil sampai proses melahirkan. Perlu suami istri sadari betul bahwa perempuan yang sedang hamil itu sedang mengandung janin atau calon bayi yang akan lahir, hidup dan berkembang menjadi manusia yang sempurna.
Oleh sebab itu maka suami istri harus secara bersama-sama memelihara kehamilan agar ibu yang mengandung dan janin di dalam perutnya juga terjaga kesehatannya. []
*)Sumber Tulisan: Buku Fondasi Keluarga Sakinah halm 78-79




Comments are closed.