Wed,27 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. News
  3. Polisi dan Jaksa di Sleman Minta Maaf Kasus Suami Korban Jambret, Akui Salah Pasal

Polisi dan Jaksa di Sleman Minta Maaf Kasus Suami Korban Jambret, Akui Salah Pasal

polisi-dan-jaksa-di-sleman-minta-maaf-kasus-suami-korban-jambret,-akui-salah-pasal
Polisi dan Jaksa di Sleman Minta Maaf Kasus Suami Korban Jambret, Akui Salah Pasal
service
Polisi dan Jaksa di Sleman Minta Maaf Kasus Suami Korban Jambret, Akui Salah Pasal - GenPI.co
Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto dan Kajari Sleman Bambang Yunianto meminta maaf buntut kasus penetapan suami di Jogja yang menjadi tersangka. (Foto: ANTARA/HO-DPR)

GenPI.co – Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto dan Kajari Sleman Bambang Yunianto meminta maaf buntut kasus penetapan suami korban penjambretan sebagai tersangka karena pelaku meninggal dunia di Jogja.

Dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Kombes Edy mengaku memahami perasaan Hogi, yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka.

Dia mengaku menetapkan Hogi suami yang membela istri dari jambret di Jogja sebagai tersangka demi kepastian hukum.

BACA JUGA:  Kejar Jambret demi Istri, Suami di Jogja Malah Jadi Tersangka

“Pada kesempatan ini kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan utamanya kepada Mas Hogi dan Ibu Arsita,” ujar Edy, dikutip Kamis (29/1).

Dia mengakui penetapan status tersangka terhadap Hogi dilakukan demi kepastian hukum, tetapi belakangan disadari kurang tepat dalam penerapan pasal.

BACA JUGA:  Viral Dokter Bantah GERD Sebabkan Gangguan Jantung, Warganet: Belajar Lagi, Dok!

“Kami mengakui ada kekeliruan dalam penerapan pasal,” terang dia.

Sementara itu, Kajari Sleman Bambang Yunianto juga memohon maaf atas langkah kejaksaan dalam menangani kasus tersebut.

BACA JUGA:  Viral Pasutri Merokok di Motor Sambil Bawa Bayi di Palmerah, Berujung Keributan

Dia menegaskan pihaknya tidak berniat memperburuk keadaan, melainkan berusaha mencari jalan keluar terbaik supaya perkara bisa diselesaikan secara adil.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.