Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Prabowo: Lima bendungan baru tambah produksi beras hingga 1 juta ton

Prabowo: Lima bendungan baru tambah produksi beras hingga 1 juta ton

prabowo:-lima-bendungan-baru-tambah-produksi-beras-hingga-1-juta-ton
Prabowo: Lima bendungan baru tambah produksi beras hingga 1 juta ton
service

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara peresmian serentak lima bendungan baru dari Bendungan Meninting, Nusa Tenggara Barat, Jumat, menyampaikan dirinya menerima laporan bendungan-bendungan baru itu dapat membantu menambah produksi beras hingga satu juta ton.

“Menteri Pertanian melaporkan kepada saya lima bendungan ini, nanti dengan teknologi, dengan benih yang terbaik, bisa menghasilkan satu juta ton beras,” kata Presiden Prabowo membagikan laporan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat acara peresmian lima bendungan.

Lima bendungan, yang diresmikan oleh Presiden Prabowo, yaitu Bendungan Meninting di Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, kemudian Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan di Bali.

Baca juga: Nilai investasi lima bendungan diresmikan Prabowo capai Rp9,79 triliun

Bendungan-bendungan tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang tahapan pembangunannya telah dimulai pada masa pemerintahan presiden-presiden terdahulu.

“Lima bendungan yang kita resmikan hari ini adalah investasi negara sekitar Rp9,79 triliun,” ujar Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden mengungkap rencana membangun lebih banyak bendungan, terutama setelah adanya penghematan di berbagai sektor, termasuk dengan penggunaan B50 yang resmi diluncurkan Kamis (9/7).

“Lima bendungan ini, Rp9,79 triliun. Dari B50 kita akan menghemat Rp170 triliun. Bayangkan, berapa puluh bendungan yang kita bisa bangun tiap tahun,” sambung Presiden Prabowo.

Baca juga: Prabowo: Bendungan dan B50 bukti kerja nyata menuju Indonesia makmur

Dalam pidatonya itu, di hadapan jajaran pejabat daerah dan masyarakat NTB, Presiden Prabowo kemudian berpesan agar mereka menjaga dan merawat Bendungan Meninting yang merupakan bagian dari investasi negara untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di sekitarnya.

Pesan yang sama juga Presiden sampaikan untuk masyarakat di empat lokasi bendungan lainnya.

“Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani, sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan. Tanpa pangan, tidak ada negara,” ujar Presiden Prabowo.

Bendungan Meninting yang menjadi lokasi acara peresmian hari ini berada di Desa Bukti Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, dan di Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar – Lombok Barat. Bendungan itu mulai dibangun pada 2019 dan selesai pada 2025.

Bendungan berkapasitas mencapai 13,14 juta meter kubik dengan luas genangan kurang lebih 54 hektare itu berfungsi untuk irigasi, penampungan dan cadangan air, pengendalian banjir, pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Kawasan Bendungan Meninting saat ini telah dilengkapi dengan spillway (bangunan pelimpah) untuk mencegah debit air meluap, kemudian bangunan intake, dan jalan inspeksi untuk mendukung operasional dan pemeliharaan.

Baca juga: Prabowo resmikan bendungan, petani tak lagi kekurangan air

Baca juga: Mentan ajak petani Lombok terapkan sistem pola tanam modern PMAAS

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.