Sun,16 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Prof Quraish Shihab Ingatkan Bahaya AI Tanpa Kendali Spiritual

Prof Quraish Shihab Ingatkan Bahaya AI Tanpa Kendali Spiritual

prof-quraish-shihab-ingatkan-bahaya-ai-tanpa-kendali-spiritual
Prof Quraish Shihab Ingatkan Bahaya AI Tanpa Kendali Spiritual
service

Jakarta, NU Online

Pakar tafsir Prof M Quraish Shihab mengingatkan bahaya penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tanpa kendali moral dan spiritual.

Menurutnya, di balik kemudahan yang ditawarkan, teknologi ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi peradaban manusia jika tidak diarahkan dengan nilai-nilai etika.

Gelombang revolusi industri yang membawa AI ke tengah masyarakat tidak hanya dipandang sebagai lompatan teknologi, tetapi juga menyimpan risiko.

Prof Quraish menilai, kecerdasan buatan yang berkembang pesat dapat berubah menjadi palu godam yang menghancurkan peradaban bila lepas dari kendali manusia.

“Jika dahulu roda atau pisau sepenuhnya berada di bawah kuasa pengguna, AI ini memiliki potensi untuk mendikte, bahkan menguasai pembuatnya atau kita manusia ini,” ujarnya dalam Pengajian Ramadhan Tafsir Al-Misbah: Hidup Bersama Al-Qur’an bertajuk AI dan Perkembangan Teknologi yang tayang di kanal Youtube Quraish Shihab, diakses pada Selasa (17/3/2026).

Ia menyebut bahwa kecanggihan algoritma kerap mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pengambilan keputusan.

“Prinsip dasarnya adalah cari yang bermanfaat, hindari yang mudarat. Jika ada manfaat dan mudarat pada sesuatu, maka dahulukan menghindari mudarat,” tegasnya.

Prof Quraish juga mengingatkan kaidah fikih dar’ul mafasid muqaddamunala jalbil mashalih, yakni mencegah kerusakan harus diprioritaskan daripada mengejar keuntungan. Ia menilai sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang paling terdampak oleh penggunaan AI.

Menurutnya, penggunaan AI oleh anak-anak berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis serta fondasi intelektual. Ketergantungan pada AI sebagai “joki” tugas sekolah dikhawatirkan membuat anak kehilangan pemahaman dasar.

“Kita harus tahu kapan dia membantu proses belajar dan kapan dia sebetulnya menghalangi atau justru memperburuk,” ucapnya.

Selain itu, Prof Quraish memberikan peringatan terkait penggunaan AI untuk mencari fatwa atau hukum agama. Ia menegaskan bahwa agama tidak sekadar kumpulan data yang dapat diolah mesin, melainkan melibatkan pertimbangan hati serta konteks ruang dan waktu.

“Harus jelas mengikuti ketetapan hukum mazhab ini atau pendapat ulama-ulama ini. Menetapkan hukum itu tidak hanya dengan akal, tetapi dengan hati. Apakah AI punya hati? Tidak punya hati, tidak bisa,” tegasnya.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terjebak pada jawaban instan dari mesin yang belum tentu relevan atau akurat.

“Hati-hati dengan informasi-informasi. Mari kita kritis bersama-sama pada saat menggunakan teknologi AI ini,” pungkas Prof Quraish.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.