Sebagai tema Makassar International Writers Festival 2025, Land and Hand merupakan sebuah seruan dan ajakan untuk bersama-sama memikirkan, membicarakan, dan melakukan perlawanan secara kolektif atas segala bentuk perampasan ruang hidup, pembantaian, penindasan, dan pengusiran berbagai komunitas dari tanah mereka, juga pengerukan dan perusakan lahan yang masih terus terjadi di berbagai tempat, serta hal-hal lain di sekitar persoalan-persoalan genting tersebut.
Pertukaran gagasan dan pengalaman antara penulis, pembaca, seniman, aktivis, akademisi, pegiat komunitas, dan publik dari berbagai latar belakang mengenai upaya perebutan kembali ruang hidup diharapkan membantu kita untuk menemukan sejumlah alternatif pertanyaan dan jawaban dalam menghadapi masalah, baik dalam konteks lokal maupun global.





Comments are closed.