Fri,15 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. QS. Al-Baqarah 233 Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab Bersama dalam Pengasuhan Anak

QS. Al-Baqarah 233 Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab Bersama dalam Pengasuhan Anak

qs.-al-baqarah-233-tegaskan-pentingnya-tanggung-jawab-bersama-dalam-pengasuhan-anak
QS. Al-Baqarah 233 Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab Bersama dalam Pengasuhan Anak
service

Mubadalah.id – Prinsip kesalingan dalam keluarga ditegaskan juga dalam QS al-Baqarah (2): 233. Ayat ini mengatur soal penyusuan dan tanggung jawab orang tua, juga memuat ketentuan mengenai masa penyusuan dua tahun penuh serta kewajiban ayah memberikan nafkah secara patut.

Selain pembagian tanggung jawab, ayat tersebut menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang dirugikan karena anak. Pernyataan “lā tuḍārra wālidatun bi waladihā wa lā mawlūdun lahu bi waladih” melarang tindakan yang membebani salah satu pihak secara tidak adil.

Ayat ini juga memuat dua istilah berbentuk timbal balik, yakni “tarāḍin” (kerelaan bersama) dan “tasyāwur” (musyawarah bersama). Kedua istilah tersebut berguna dalam konteks keputusan menyapih anak sebelum dua tahun.

Penggunaan bentuk bahasa tersebut menunjukkan bahwa keputusan dalam pengasuhan anak harus berdasarkan pada kesepakatan dan dialog antara kedua orang tua.

Selain itu, ayat ini menyebutkan bahwa setiap seseorang akan Tuhan berikan beban sesuai dengan kesanggupannya. Ketentuan tersebut menegaskan prinsip proporsionalitas dalam tanggung jawab keluarga.

QS. al-Baqarah ayat 233 memperlihatkan bahwa relasi keluarga tidak hanya menyangkut hubungan suami istri. Tetapi juga kerja sama dalam pengasuhan anak, tanggung jawab ekonomi dan pengambilan keputusan.

Dengan demikian, ayat ini menampilkan keluarga sebagai ruang koordinasi dan musyawarah, di mana suami dan istri menjalankan peran berdasarkan kesepakatan bersama. []

Sumber Tulisan: Ayat-ayat Mubadalah dalam Relasi Berkeluarga

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.