Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. RMI PBNU Gelar Tes Terakhir bagi Santri Penerima Beasiswa ke Maroko

RMI PBNU Gelar Tes Terakhir bagi Santri Penerima Beasiswa ke Maroko

rmi-pbnu-gelar-tes-terakhir-bagi-santri-penerima-beasiswa-ke-maroko
RMI PBNU Gelar Tes Terakhir bagi Santri Penerima Beasiswa ke Maroko
service

Jakarta, NU Online

Puluhan santri calon penerima beasiswa dari Kementerian Wakaf Kerajaan Maroko mengikuti rangkaian tes terakhir yang difasilitasi oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) PBNU, di Gedung PBNU, Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat.

Para santri yang mengkuti tes adalah mereka yang sudah dinyatakan lolos pada tahap seleksi sebelumnya dan seluruh pembiayaan dalam proses seleksi penerimaan beasiswa tersebut, sepenuhnya ditanggung oleh PBNU.

Penanggung Jawab Program Beasiswa RMI PBNU, Muhammad Iqbal mengatakan proses muqobalah, para santri diuji langsung wizarotul awqof melalui zoom.

“Proses ini tidak tunggal, mereka yang mengikuti proses ini telah melalui seleksi administrasi Digdaya pesantren,” kata Iqbal dalam keterangannya diterima NU Online, Ahad (28/6/2026).

Total dari 300 peserta yang mendaftar terpilih 29 santri. Seluruh proses tersebut mulai dari pembinaan bahasa, inkubasi, transport dari rumah sampai lokasi, penginapan, semua ditanggung PBNU.

Santri penerima beasiswa ini, diharuskan menjadi penggerak Nahdatul Ulama dan ketika pulang ke tanah air mereka diwajibkan untuk melakukan pengabdian terhadap pesantren asal mereka masing-masing.

“Komitmen dari RMI memfasilitasi santri-santri untuk menjadi penggerak NU baik nanti sudah di Maroko, mereka aktif di PCINU dan ketika pulang mereka diwajibkan mengandi ke pesantren masing-masing,” jelasnya.

Para penerima beasiswa juga diharapkan menjadi dikepengurusan NU semua tingkatan baik MWCNU, PCNU, maupun PWNU.

“Jadi mereka yang sudah lulus, saya kira sudah ada 50 penerima beasiswa yang sudah lulus akan mengabdi ke pesantren masing-masing,” jelasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.