Thu,11 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. RMI PBNU Luncurkan Gerakan Pesantren Cakap AI, Targetkan 40 Ribu Peserta

RMI PBNU Luncurkan Gerakan Pesantren Cakap AI, Targetkan 40 Ribu Peserta

rmi-pbnu-luncurkan-gerakan-pesantren-cakap-ai,-targetkan-40-ribu-peserta
RMI PBNU Luncurkan Gerakan Pesantren Cakap AI, Targetkan 40 Ribu Peserta
service

Jakarta, NU Online

Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) resmi meluncurkan Gerakan Pesantren Cakap Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).

Ketua RMI PBNU, KH Hodri Arief, menyampaikan bahwa program ini menargetkan 40.000 peserta yang terdiri atas pelajar, pengajar, serta pengurus NU di berbagai tingkatan.

Menurutnya, gerakan tersebut dirancang untuk membekali santri dan guru pesantren dengan materi dasar pengenalan kecerdasan buatan, sehingga mampu memanfaatkan teknologi digital dan internet guna mendukung serta memajukan pendidikan pesantren.

“Pelatihan ini mencakup pengenalan AI, peningkatan kompetensi pedagogi dalam pembelajaran, serta bagi peserta terdaftar akan mendapatkan lisensi Microsoft 365 secara gratis yang sangat mendukung kegiatan belajar,” kata Kiai Hodri dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara berpikir, belajar, dan berinteraksi di masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan pesantren.

“Kemajuan teknologi ini tidak hanya masuk ke ruang publik, tetapi juga ke ruang-ruang pembelajaran. Sikap waspada tidak cukup jika hanya berhenti pada kewaspadaan,” ujarnya.

Kiai Hodri menekankan pentingnya langkah serius dalam menyikapi perkembangan teknologi dengan tetap berpegang pada tradisi pesantren.

“Perlu langkah nyata al-akhdu bi al-jadid al-ashlah tanpa harus kehilangan akar tradisi kita,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah menghadapi dunia yang terus berubah dengan percepatan yang semakin tinggi.

“Masa depan terasa datang semakin cepat dan menekan kita semua untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Elevate Skills Director Microsoft Indonesia, Arief Suseno, menjelaskan bahwa tujuan utama program Gerakan Pesantren Cakap AI adalah meningkatkan produktivitas serta mendorong terciptanya nilai ekonomi baru bagi Indonesia.

“Kami ingin memastikan setiap orang siap menghadapi era kerja yang semakin kolaboratif antara manusia dan AI,” ujarnya.

Arief menambahkan, pada tahun sebelumnya Microsoft telah menjalin kerja sama pelatihan literasi kecerdasan buatan yang berhasil menjangkau lebih dari 1,2 juta orang di Indonesia.

“Ini adalah pencapaian yang membanggakan dan bukti bahwa bersama-sama kita dapat menciptakan dampak besar bagi masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.