Mubadalah.id – Pencegahan infeksi saat persalinan tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memastikan orang yang sedang sakit tidak berada terlalu dekat dengan ibu hamil atau ibu yang sedang menjalani proses persalinan.
Orang yang mengalami demam, sakit tenggorokan, batuk, atau penyakit lain yang berpotensi menularkan kuman sebaiknya dijauhkan dari tempat melahirkan. Langkah ini penting untuk mengurangi kemungkinan kuman berpindah kepada ibu, bayi, maupun petugas kesehatan yang membantu proses persalinan.
Perhatian yang sama juga perlu diberikan kepada bayi yang baru lahir. Orang yang memiliki luka pada tangan atau wajah sebaiknya tidak menyentuh bayi. Bayi yang baru lahir masih membutuhkan perlindungan ekstra karena tubuhnya belum memiliki kemampuan pertahanan yang sama seperti orang dewasa.
Dalam kondisi tertentu, seorang petugas kesehatan mungkin tetap harus membantu persalinan meskipun sedang mengalami sakit. Situasi seperti ini dapat terjadi terutama di daerah yang hanya memiliki sedikit tenaga kesehatan.
Menjaga Kebersihan
Jika seorang petugas kesehatan yang sedang sakit terpaksa harus membantu persalinan, langkah pencegahan perlu ia lakukan dengan lebih ketat. Petugas harus lebih sering mencuci tangan, menutup mulut ketika bersin atau batuk, serta kembali mencuci tangan setiap kali selesai bersin atau batuk.
Kontak dengan bayi yang baru lahir juga perlu ibu batasi. Bahkan, petugas yang sedang sakit sebaiknya tidak terlalu sering menyentuh bayi, kecuali memang ia perlukan untuk memberikan pelayanan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pencegahan infeksi dalam persalinan tidak hanya bergantung pada satu orang. Semua orang yang berada di sekitar ibu dan bayi memiliki peran dalam menjaga agar kuman tidak berpindah.
“Namun, aku satu-satunya bidan yang ada di desa ini. Aku harus membantu kelahiran ini.”
Situasi seperti itu menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Karena itu, ketika tidak ada petugas pengganti, penerapan langkah-langkah pencegahan infeksi menjadi semakin penting. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 66.





Comments are closed.