Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Sering Dirundung, Warga Jember Bunuh Teman Masa Kecil

Sering Dirundung, Warga Jember Bunuh Teman Masa Kecil

sering-dirundung,-warga-jember-bunuh-teman-masa-kecil
Sering Dirundung, Warga Jember Bunuh Teman Masa Kecil
service

Jember (beritajatim.com) – Gara-gara sering dirundung atau di-bully, lelaki berinisial RA (22), warga Desa Bogorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Jawa Timur, membunuh M. Syaiful Afandi (21), warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, yang merupakan teman masa kecilnya.

Kepala Unit Pidana Umum Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jember, Inspektur Dua Andry Yunni Prasetiyo, mengatakan, kasus ini berhasil diungkap dalam waktu kurang delapan jam. Berawal dari penemuan mayat di sebuah rumah kosong di Desa Bogorejo, Selasa (9/6/2026) sore, polisi melakukan penyelidikan.

“Dari keterangan pemilik rumah dan saksi-saksi, kami curiga kepada anak pemilik rumah tersebut. Rabu (10/6/2026) dini hari, jam dua, kami berhasil mengamankannya di Kecamatan Kencong,” kata Andry.

Saat diinterogasi polisi, RA mengaku telah membunuh Syaiful. “Mereka sebenarnya adalah teman sepermainan. Pada masa kecilnya, pelaku sering di-bully,” kata Andry.

Awalnya RA mengajak Syaiful untuk kongko-kongko ngopi bareng, 1 Juni 2026. Di tengah obrolan, Syaiful dengan nada bercanda mengingatkan masa kecil saat merundung RA.

RA tersinggung. Namun dia menahan emosinya dan mengajak Syaiful ke rumahnya yang memang tidak dihuni selama ini. Di sana adu mulut terjadi.

Keduanya berkelahi dan RA menghantam Syaiful dengan toples kaca. Selain itu, dia sempat melemparkan senjata tajam.

RA sempat mengikat Syaiful yang saat itu tak berdaya. “Saat korban dalam kondisi lemas, pelaku masih melakukan kekerasan,” katanya.

Polisi masih memeriksa penyebab kematian Syaiful. Selain itu, menurut Andry, pihaknya sedang mendalami kemungkinan RA melakukan pembunuhan terencana. [wir/but]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.