Sun,12 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Tak Ada CCTV, Kasus Pembunuhan Wanita Jombang di Putat Jaya Surabaya Masih Misteri

Tak Ada CCTV, Kasus Pembunuhan Wanita Jombang di Putat Jaya Surabaya Masih Misteri

tak-ada-cctv,-kasus-pembunuhan-wanita-jombang-di-putat-jaya-surabaya-masih-misteri
Tak Ada CCTV, Kasus Pembunuhan Wanita Jombang di Putat Jaya Surabaya Masih Misteri
service

Surabaya (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan wanita Jombang berinisial SN (51) di sebuah rumah kontrakan Jalan Putat Jaya, Kamis (25/6/2026) lalu masih menjadi misteri. Informasi terbaru, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi termasuk pemilik kontrakan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, salah satu tantangan yang dihadapi dalam kasus ini adalah tidak ada kamera CCTV di sekitar lokasi. Sehingga pihak kepolisian harus berupaya lebih keras dengan menggunakan metode Scientific Crime Investigation (CSI).

“Kita terus dalami tentunya. Memang tidak ada rekaman CCTV yang ditemukan petugas (di sekitar lokasi). Namun hal tersebut bukan masalah karena ada berbagai cara seperti CSI dengan mengumpulkan alat bukti di TKP dan keterangan saksi,” kata Luthfie, Selasa (7/7/2026).

Luthfie menjelaskan pihaknya telah membuat tim gabungan dari anggota Resmob dan Jatanras untuk melakukan penyelidikan. Ia memastikan pihak kepolisian telah bekerja maksimal untuk menangkap pelaku.

“Kita sudah bekerja maksimal dengan olah TKP lalu memeriksa saksi dan hal lain untuk mengungkap kasus ini. Mohon doanya agar dalam waktu dekat bisa tertangkap (pelaku),” jelas Luthfie.

Sementara itu, keponakan korban Ardiansyah berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang tegas.

“Kami pihak keluarga tentu selalu berdoa dan berharap agar pelaku segera ditangkap dan dapat dihukum sesuai aturan,” terangnya.

Diketahui sebelumnya, SN ditemukan meninggal dunia dalam kondisi berlumuran darah dan tanpa setengah telanjang di sebuah rumah kontrakan di Jalan Putat Jaya, Kamis (25/6/2026) malam. Polisi menemukan ada tujuh luka tusuk di bagian tangan, dada dan perut. Informasi yang dihimpun, para tetangga melihat korban bersama seorang pria asal Menganti yang disebut kekasihnya. (ang/but)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.