Thu,14 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Teladan Rasulullah Saw: Rumah Tangga Dibangun atas Dasar Saling Berbuat Baik

Teladan Rasulullah Saw: Rumah Tangga Dibangun atas Dasar Saling Berbuat Baik

teladan-rasulullah-saw:-rumah-tangga-dibangun-atas-dasar-saling-berbuat-baik
Teladan Rasulullah Saw: Rumah Tangga Dibangun atas Dasar Saling Berbuat Baik
service

Mubadalah.id – Dalam beberapa Hadits, Rasulullah Saw telah memberikan teladan agung dalam kehidupan rumah tangga. Beliau biasa melakukan pekerjaan domestik, mendengarkan pendapat istrinya, serta memperlakukan mereka dengan penuh kasih sayang dan kelembutan.

Siti Aisyah Ra. meriwayatkan bahwa Nabi selalu bersikap lembut dan tidak pernah berbuat kasar kepada keluarganya.

Akhlak seperti inilah yang seharusnya menjadi teladan bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan. Sebab, ukuran keimanan sejati bukanlah seberapa tinggi kedudukan seseorang. Melainkan seberapa baik ia memperlakukan orang terdekatnya.

Jika prinsip mubadalah kita terapkan, maka rumah tangga bukan lagi ruang terjadi diskriminasi. Melainkan tempat bertumbuhnya kasih sayang yang saling menguatkan. Suami dan istri akan melihat satu sama lain sebagai mitra, bukan untuk menguasai.

Dengan demikian, tuntutan untuk taat dan berbakti bukanlah beban satu pihak. Ia menjadi jalan dua arah tempat keduanya menumbuhkan akhlak mulia.

Sebagaimana dalam Buku Qiraah Mubadalah karya Dr. Faqihuddin Abdul Kodir, tujuan akhir dari seluruh relasi manusia adalah menghadirkan kasih sayang dan keadilan.

Maka, rumah tangga yang ideal bukanlah yang menjadikan perempuan tunduk dan laki-laki berkuasa. Tetapi yang menjadikan keduanya sama-sama berbuat baik, saling menghormati, dan berlomba-lomba dalam kebajikan.

Sehingga dengan semangat mubadalah, kita diajak untuk terus menumbuhkan kesalingan di setiap aspek kehidupan mulai dari keluarga hingga masyarakat luas.

Karena sesungguhnya, akhlak yang baik tidak bisa dipisahkan dari cara kita memperlakukan sesama. Dengan begitu, berbuat baik kepada pasangan, anak, maupun orang di sekitar adalah bentuk ibadah yang paling nyata. []

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.