Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Terima Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Lapor Kontribusi ke Indonesia

Terima Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Lapor Kontribusi ke Indonesia

terima-beasiswa-lpdp,-tasya-kamila-lapor-kontribusi-ke-indonesia
Terima Beasiswa LPDP, Tasya Kamila Lapor Kontribusi ke Indonesia
service

Jakarta

Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila termasuk salah satu aktris yang mengedepankan pendidikan. Bahkan, ia juga pernah terpilih menerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Bunda.

Tasya mendapatkan beasiswa tersebut untuk menempuh pendidikan magister alias S2 di Columbia University, Amerika Serikat.

Baru-baru ini, sang artis pun turut menyampaikan ucapan terima kasih dan mengungkap kontribusinya selama masa bakti. Hal ini diketahui langsung melalui unggahan terbaru Tasya di akun Instagram pribadinya.

“Terima kasih @lpdp_ri atas kepercayaannya. Alhamdulillah telah selesai masa bakti. Bismillah, jangan lelah mencintai negeri. Kita semua punya tempat untuk berkontribusi,” tulis Tasya, dikutip dari laman Instagram @tasyakamila.

Kontribusi Tasya selama masa bakti usai terima beasiswa LPDP

Dalam unggahan tersebut, Tasya juga menjawab pertanyaan sejumlah netizen tentang kontribusinya ke Indonesia usai menerima beasiswa tersebut.

Hal ini dilakukan karena menurutnya publik berhak tahu tentang kontribusi yang dilakukan setelah mendapatkan beasiswa lantaran biaya pendidikannya dibiayai oleh negara.

“Buatku, kalian berhak bertanya soal ini! Sebagai sesama rakyat yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau ‘Investasi’ kita semua melalui APBN dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia menghasilkan output yang baik buat bangsa. Untuk itu, izinkan aku melaporkan apa yang sudah kulakukan selama periode masa bakti LPDP dalam berkontribusi pada bangsa,” ungkap Tasya.

Tasya diketahui menjalani masa kuliah S2 di jurusan Public Administration in Energy and Environmental Policy di Columbia University selama periode 2016-2018.

Tasya memilih jurusan tersebut lantaran memiliki ketertarikan di bidang lingkungan hidup dan perumusan kebijakan publik. Ia juga pernah terpilih sebagai Duta Lingkungan Hidup pada 2005.

Selama kuliah, Tasya cukup aktif mengikuti organisasi pemuda internasional di bawah naungan PBB. Ia juga pernah menjadi bendahara organisasi Mahasiswa Asia Tenggara di kampus dan magang di Kementerian ESDM.

Bentuk tanggung jawab Tasya selama masa bakti

Setelah menyelesaikan S2, Tasya kembali ke Indonesia dan menjalani masa bakti dari tahun 2018 sampai 2023. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa LPDP tidak menuliskan secara eksplisit bentuk kontribusi untuk Indonesia selama masa bakti.

“Menurutku, LPDP percaya bahwa Awardee-nya memiliki cara dan kapasitas masing-masing untuk berkontribusi,” ujar Tasya.

Tasya mengaku dirinya menjadi jembatan antara pemerintah dan publik dalam kapasitas sebagai figur publik. Setelah lulus, ia juga tetap aktif menjadi Duta Lingkungan Hidup dan bekerjasama dengan berbagai kementerian serta lembaga untuk sosialisasi dan edukasi ke masyarakat terkait program pemerintah.

Tasya pernah melakukan gerakan akar rumput bersama yayasan lingkungan. Ia pun sempat memperdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow hingga workshop di bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.

Selain itu, Tasya juga sempat menjadi pengajar untuk sebuah platform pendidikan online. Ia mengajar geografi dan bahasa Inggris untuk tingkat SMA.

Sementara itu di dunia hiburan, Tasya juga berperan aktif dalam industri kreatif Indonesia dan ikut melestarikan lagu anak Indonesia.

Terakhir, Tasya memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk berbagi informasi seputar parenting, tumbuh kembang anak, dan kesehatan. Hal tersebut dilakukan Tasya untuk mendukung salah satu program pemerintah, yakni menciptakan Generasi Emas Indonesia.

Meskipun telah habis masa baktinya, Tasya mengaku ini menjadi komitmen seumur hidup untuk mencintai Tanah Air.

“Namun buatku, kontribusi kepada negeri tidak berhenti di masa bakti. Ini merupakan perjalanan dan komitmen seumur hidup untuk terus mencintai negeri, menghargai rakyat, dan membangun Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Tasya.

“Di zaman sekarang, aku rasa ada banyak cara dan kesempatan bagi kita untuk berkontribusi kepada negeri. Baik itu secara konvesional (seperti bekerja di kantor), maupun secara modern (seperti menjadi influencer yang bisa menggerakkan semangat hingga suatu aksi bisa menjadi policy, and vice versa. Siapa pun kita, memiliki tempat untuk berkontribusi, asal kita mengusahakannya. Termasuk kami, para Ibu Rumah Tangga,” pungkasnya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.