Wed,15 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Tiga WNI Terjebak di Socotra Yaman Segera Dipulangkan ke Jakarta

Tiga WNI Terjebak di Socotra Yaman Segera Dipulangkan ke Jakarta

tiga-wni-terjebak-di-socotra-yaman-segera-dipulangkan-ke-jakarta
Tiga WNI Terjebak di Socotra Yaman Segera Dipulangkan ke Jakarta
service

Tiga WNI yang terjebak di Pulau Socotra, Yaman, sejak 3 Januari lalu segera dipulangkan ke Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, kepada media di Jakarta, Jumat (9/1). Mereka sedang berada di pulau resor tersebut saat serangan udara dilancarkan pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi, hingga tak bisa keluar dari pulau. 

“Kami telah berhasil mengevakuasi tiga WNI yang sejak akhir Desember lalu  tertahan di Pulau Socotra Yaman, akibat keterbatasan akses menuju wilayah tersebut. Pada hari ini Jumat 9 Januari 2026 pukul 14:30 WIB atau pukul 10:30 waktu setempat, ketiga WNI tersebut telah berhasil diterbangkan dari Pulau Socotra menuju kota Jeddah untuk transit. Rencananya pada pukul 17:30 waktu setempat akan melanjutkan perjalanan ke Indonesia. Ketiga WNI tersebut dalam kondisi yang baik,” ungkap Nabyl. 

Sebelumnya, KBRI Muscat menerima informasi dari Satgas Perlindungan WNI di Yaman, bahwa terdapat tiga orang WNI yang terjebak di Pulau Socotra pada 3 Januari lalu. Saat kejadian, wilayah udara Yaman ditutup oleh pemerintah Saudi akibat serangan militer ke pelabuhan Mukalla pada 30 Desember 2025. 

“Para WNI ini tidak dapat keluar dari Sokotra karena tidak ada penerbangan yang beroperasi. Ketiganya masuk masuk ke Socotra melalui jasa operator wisata yang berbasis di Uni Emirat Arab,” jelas Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah.  

Menyusul peningkatan konflik di Yaman, Kemlu RI mengimbau seluruh WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri agar senantiasa memperhatikan dan mengikuti himbauan mengenai kondisi di negara tujuan. Warga Indonesia juga diminta untuk mengikuti perkembangan internasional, khususnya jika perjalanan dilakukan menuju tempat-tempat yang rawan dan berbahaya. 

Nabyl menambahkan, pemerintah Indonesia mendukung dialog komprehensif yang digagas Arab Saudi agar konflik dapat diselesaikan dengan cara-cara yang kondusif.

“Kita menyambut baik upaya dari Arab Saudi yang menawarkan diri untuk melakukan dialog komprehensif di Riyadh, pada saat ini Indonesia mengambil posisi seperti itu. Untuk kondisi WNI kita sendiri di Yaman Selatan jumlahnya cukup banyak. Alhamdulillah, tidak dilaporkan adanya korban dari WNI,” ujar Nabyl. 

Tags:

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.