Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Transplantasi Rahim Donor Jenazah Hasilkan Kelahiran Bayi Pertama di Inggris

Transplantasi Rahim Donor Jenazah Hasilkan Kelahiran Bayi Pertama di Inggris

transplantasi-rahim-donor-jenazah-hasilkan-kelahiran-bayi-pertama-di-inggris
Transplantasi Rahim Donor Jenazah Hasilkan Kelahiran Bayi Pertama di Inggris
service


Foto: Ergobaby

Teknologi.id – Dunia kedokteran reproduksi mencatat sebuah pencapaian penting. Seorang bayi laki-laki bernama Hugo lahir dan menjadi anak pertama di Inggris yang dilahirkan melalui rahim hasil transplantasi dari pendonor yang telah meninggal dunia.

Kelahiran Hugo yang terjadi sebelum Natal 2025 di London menjadi harapan baru bagi ibunya, Grace Bell. Perempuan berusia awal 30-an asal Kent, Inggris itu menyebut kehadiran putranya sebagai “hadiah kehidupan” yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari penelitian transplantasi rahim yang telah dikembangkan selama lebih dari 25 tahun oleh organisasi medis Womb Transplant UK.

Vonis Sindrom MRKH Sejak Remaja

Perjalanan Grace untuk bisa hamil dimulai dari diagnosis yang ia terima saat remaja. Pada usia 16 tahun, ia didiagnosis mengalami Sindrom Mayer-Rokitansky-Küster-Hauser (MRKH), yaitu kelainan bawaan yang menyebabkan seorang perempuan lahir tanpa rahim.

Meski tidak memiliki rahim, penderita MRKH tetap memiliki indung telur (ovarium) yang berfungsi normal. Kondisi ini diperkirakan dialami oleh sekitar satu dari 5.000 perempuan. Selama bertahun-tahun, diagnosis tersebut membuat Grace yakin bahwa ia tidak akan dapat mengandung anaknya sendiri.

Namun perkembangan teknologi transplantasi organ kemudian membuka peluang baru bagi perempuan dengan kondisi tersebut.

Baca juga: Misteri Bayi Eve: Benarkah Kloning Manusia Pertama Itu Nyata atau Sekadar Hoaks?

Operasi Berlangsung Selama 10 Jam

Kesempatan itu datang ketika Grace menerima kabar bahwa terdapat rahim dari seorang pendonor yang telah meninggal dunia yang cocok untuk ditransplantasikan kepadanya. Prosedur transplantasi tersebut dilakukan pada Juni 2024 di Oxford.

Operasi pemindahan rahim ini berlangsung sekitar 10 jam dan melibatkan tim medis spesialis transplantasi. Keberhasilan operasi tersebut menjadikan Grace sebagai perempuan pertama di Inggris yang berhasil menerima rahim dari pendonor yang telah meninggal dunia.

Program transplantasi ini dipimpin oleh Profesor Richard Smith, yang selama bertahun-tahun terlibat dalam penelitian transplantasi rahim melalui organisasi Womb Transplant UK.

Baca juga: Startup AS Kembangkan Bayi Rekayasa Genetika: Bebas Penyakit Keturunan & Lebih Cerdas

Proses Bayi Tabung

Setelah tubuh Grace pulih dari operasi transplantasi, tim medis melanjutkan proses ke tahap berikutnya melalui prosedur bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF). Metode ini diperlukan karena rahim yang ditransplantasikan tidak terhubung secara alami dengan sistem reproduksi tubuhnya.

Melalui prosedur tersebut, embrio kemudian ditanamkan ke dalam rahim baru Grace hingga akhirnya berhasil menghasilkan kehamilan. Proses tersebut berujung pada kelahiran Hugo yang dilaporkan dalam kondisi sehat.

Rahim Akan Diangkat Kembali

Meskipun transplantasi rahim memungkinkan kehamilan terjadi, organ tersebut tidak direncanakan untuk berada secara permanen di dalam tubuh Grace. Setelah ia menyelesaikan rencana kehamilan di masa depan, rahim tersebut akan diangkat kembali melalui operasi.

Langkah ini dilakukan agar Grace tidak perlu mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan tubuh (imunosupresan) seumur hidupnya. Obat tersebut biasanya diperlukan untuk mencegah penolakan organ, namun penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Harapan Baru bagi Wanita Tanpa Rahim


Foto: Feet By Fody

Keberhasilan kelahiran Hugo menjadi perkembangan penting dalam dunia kedokteran reproduksi. Hingga saat ini, lebih dari 100 transplantasi rahim telah dilakukan di berbagai negara dan telah menghasilkan lebih dari 70 kelahiran bayi.

Hugo menjadi bayi pertama di Inggris yang lahir dari rahim hasil transplantasi pendonor yang telah meninggal dunia. Peristiwa ini membuka peluang baru bagi perempuan yang tidak memiliki rahim atau mengalami infertilitas absolut untuk dapat merasakan kehamilan.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(wn/za)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.