Mon,18 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. ULN Indonesia Naik ke USD431,7 Miliar pada Triwulan IV 2025

ULN Indonesia Naik ke USD431,7 Miliar pada Triwulan IV 2025

uln-indonesia-naik-ke-usd431,7-miliar-pada-triwulan-iv-2025
ULN Indonesia Naik ke USD431,7 Miliar pada Triwulan IV 2025
service

KABARBURSA.COM – Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan IV 2025 mencapai USD431,7 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya yang berada di level USD427,6 miliar. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh ekspansi ULN sektor publik, dengan pemerintah sebagai kontributor utama.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa lonjakan nominal tersebut tidak serta-merta mencerminkan rapuhnya fundamental. Struktur ULN, tegasnya, tetap terjaga dalam koridor prudensial. Rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) berada di kisaran 29,9 persen, dengan dominasi utang berjangka panjang yang memberi bantalan stabilitas.

“Hal ini mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan ULN,” ujar Ramdan dalam keterangan resminya. Sebuah penekanan bahwa arsitektur pembiayaan eksternal dirancang dengan kalkulasi matang, bukan spekulasi.

Secara terperinci, ULN pemerintah pada triwulan IV 2025 tercatat USD214,3 miliar. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2025 yang sebesar USD210,1 miliar. Pemerintah memastikan tambahan pembiayaan tersebut dialokasikan secara selektif dan terukur, terutama untuk menopang program-program prioritas yang bersifat strategis.

Pemanfaatan ULN, lanjutnya, diarahkan untuk memperkuat kesinambungan fiskal sekaligus mempertebal daya tahan ekonomi nasional. Instrumen utang tidak semata menjadi penopang likuiditas, tetapi juga katalis bagi akselerasi pembangunan.

Di sisi lain, dinamika berbeda terlihat pada sektor swasta. ULN swasta justru mengalami kontraksi menjadi USD192,8 miliar dari sebelumnya USD194,5 miliar pada triwulan III 2025. Penurunan ini terutama dipicu oleh menyusutnya kewajiban eksternal perusahaan non-keuangan—sebuah sinyal deleveraging di tengah lanskap global yang masih berfluktuasi.

Ke depan, Bank Indonesia bersama pemerintah berkomitmen mempererat koordinasi dalam memantau perkembangan ULN. Tujuannya jelas. Menjadikan utang luar negeri sebagai instrumen pembangunan yang produktif, tanpa mengorbankan stabilitas makroekonomi yang selama ini dijaga dengan disiplin.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.