Jakarta (ANTARA) – Anggota Amirul Hajj 1447 Hijriah/2026 Masehi yang juga Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i memuji penyelenggaraan ibadah haji tahun ini yang dinilainya mengalami lompatan besar dalam kualitas pelayanan terhadap jamaah Indonesia.
“Saya melihat ada energi baru dalam pelaksanaan haji tahun ini. Semangat kerja dan pelayanan sangat terasa di seluruh jajaran petugas,” ujar Romo Syafi’i dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca juga: Timwas sebut penyelenggaraan haji 2026 alami peningkatan kualitas
Romo Syafi’i mengatakan perubahan tersebut terasa di sejumlah aspek layanan, mulai dari keberangkatan, transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga pelayanan kesehatan.
Menurutnya, peningkatan pelayanan sudah terlihat sejak fase keberangkatan di tanah air, terutama pada ketepatan jadwal penerbangan dan penguatan pemeriksaan kesehatan berbasis istitha’ah.
“Pemeriksaan kesehatan dilakukan ketat demi memastikan jamaah benar-benar siap menjalankan ibadah haji. Ini bentuk kehadiran negara menjaga keselamatan jamaah,” katanya.
Di sektor transportasi dan pemondokan, Wamenag mengaku banyak menerima testimoni positif langsung dari jamaah. Jamaah merasa mendapatkan pelayanan yang nyaman sejak pertama tiba di Arab Saudi.
“Jamaah menyampaikan mereka merasa seperti tamu VIP. Datang langsung disambut, diarahkan ke bus dan diantar sampai hotel,” ujarnya.
Keberadaan bus Shalawat yang beroperasi selama 24 jam juga dinilai sangat membantu mobilitas jamaah menuju Masjidil Haram.
Selain itu, kualitas hotel disebut mengalami peningkatan signifikan, termasuk hotel yang berada di sektor dengan jarak lebih jauh dari Masjidil Haram, namun memiliki akses transportasi yang baik.
“Jamaah merasa nyaman. Hotelnya baik, bersih, air dan pencahayaan bagus, serta akses transportasinya mendukung,” katanya.
Baca juga: Jelang pelaksanaan puncak haji 2026, menikmati layanan prima dari Pemerintah Saudi
Baca juga: Kemenhaj perkuat persiapan layanan konsumsi jelang puncak haji
Dari sisi konsumsi, Syafi’i mengaku hampir tidak menemukan keluhan berarti dari jamaah. Ia juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan layanan kesehatan melalui optimalisasi klinik satelit di berbagai sektor pemondokan.
Kerja sama Kementerian Haji dan Umrah dengan Saudi German Hospital dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat layanan kesehatan jamaah Indonesia.
Wamenag berharap capaian positif penyelenggaraan haji tahun ini dapat terus ditingkatkan pada musim haji mendatang.
“Kalau tahun ini sudah sangat baik dengan waktu persiapan yang relatif singkat, Insya Allah tahun depan bisa jauh lebih baik lagi,” kata dia.
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.