Sun,24 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. 1.842 Hektare Sawah Terendam Banjir, Petani Grobogan Bisa Ajukan Klaim Asuransi Gagal Panen

1.842 Hektare Sawah Terendam Banjir, Petani Grobogan Bisa Ajukan Klaim Asuransi Gagal Panen

1.842-hektare-sawah-terendam-banjir,-petani-grobogan-bisa-ajukan-klaim-asuransi-gagal-panen
1.842 Hektare Sawah Terendam Banjir, Petani Grobogan Bisa Ajukan Klaim Asuransi Gagal Panen
service

Grobogan, NU Online

Sebanyak 1.842 hektare sawah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir akibat cuaca ekstrem pada Senin, 16 Februari 2026. Petani yang lahannya terdampak berpeluang mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) apabila hasil verifikasi menyatakan tanaman mengalami gagal panen (puso).

Data sementara Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah mencatat ribuan hektare lahan pertanian masih dalam proses pendataan dan verifikasi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan tanaman sebelum klaim asuransi diproses lebih lanjut.

Kepala Distanak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) akan melakukan pengecekan langsung di lokasi terdampak guna memastikan kondisi tanaman.

“Petugas POPT nanti mengecek di lapangan apakah ini benar-benar puso atau tidak. Karena dalam kondisi terendam, deteksi kerusakan cukup sulit dilakukan,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.

Apabila hasil verifikasi menyatakan terjadi gagal panen, laporan akan diteruskan kepada PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai penanggung jawab program AUTP untuk proses pencairan klaim.

Menurut Fransisco, mekanisme klaim mensyaratkan pelaporan maksimal satu pekan sejak kejadian. Oleh karena itu, petani diminta segera mendokumentasikan kondisi lahan dan melaporkannya melalui pesan singkat atau aplikasi perpesanan sebelum dilakukan pengecekan lapangan.

“Minimal saat kejadian sudah difoto dan dilaporkan dulu. Setelah itu petugas turun memastikan kebenarannya,” katanya.

Ia mengakui belum seluruh petani terdaftar sebagai peserta AUTP. Karena itu, petani di wilayah rawan bencana didorong untuk segera mendaftarkan lahannya agar memiliki perlindungan apabila terjadi gagal panen.

“Kita dorong petani di daerah yang berpotensi terdampak bencana untuk mendaftarkan lahannya. Kalau tidak terdaftar, tentu tidak terkover asuransi,” ujarnya.

Baca selengkapnya di sini

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.