Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Mitos Menopause, Menikah Bukan Hanya tentang Masalah Seksual

Mitos Menopause, Menikah Bukan Hanya tentang Masalah Seksual

mitos-menopause,-menikah-bukan-hanya-tentang-masalah-seksual
Mitos Menopause, Menikah Bukan Hanya tentang Masalah Seksual
service

Mubadalah.id – Menopause kerap dipersepsikan sebagai fase yang mengurangi kebahagiaan perkawinan, terutama dalam aspek seksual.

Dalam sejumlah pandangan yang berkembang di masyarakat, perempuan yang telah memasuki masa menopause mengalami penurunan hasrat seksual. Kondisi yang kemudian sering menjadi alasan pembenaran bagi suami untuk menikah lagi dengan perempuan yang lebih muda.

Meski tidak terdapat aturan formal yang menyatakan bahwa suami boleh mencari pasangan lain ketika istri mengalami fase tersebut, praktik tersebut kerap ia pahami dan toleransi secara sosial.

Situasi ini memunculkan rasa khawatir di kalangan perempuan bahwa menopause dapat menjadi ancaman bagi keberlangsungan rumah tangga.

Namun, pengalaman berbeda, yaitu seorang perempuan yang telah mengalami menopause. Ia menyatakan tidak merasakan kekhawatiran berlebihan, termasuk kekhawatiran akan kemungkinan suaminya menjalin hubungan dengan perempuan lain.

Menurut Mimi, hubungan rumah tangganya tetap berjalan baik meskipun frekuensi hubungan seksual tidak lagi sama seperti sebelum menopause.

“Sesungguhnya rumah tangga bukan hanya urusan seks, meskipun itu merupakan salah satu faktor. Dengan adanya rasa saling pengertian yang mendalam, jalan keluar dapat mereka cari bersama,” ujar Mimi.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa menopause tidak selalu berdampak negatif terhadap kualitas relasi perkawinan.

Faktor komunikasi, saling pengertian, dan komitmen bersama menjadi peran penting dalam menjaga keutuhan rumah tangga, melampaui perubahan biologis yang perempuan alami.

Sumber tulisanBuku Kisah Perempuan: Pengalaman Siklus Kehidupan Reproduksi Perempuan.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.