Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Laki-Laki dan Perempuan Mitra Setara dalam Amal Salih

Laki-Laki dan Perempuan Mitra Setara dalam Amal Salih

laki-laki-dan-perempuan-mitra-setara-dalam-amal-salih
Laki-Laki dan Perempuan Mitra Setara dalam Amal Salih
service

Mubadalah.id – Selain menegaskan ganjaran akhirat, Al-Qur’an juga mengaitkan amal salih dengan kualitas kehidupan di dunia bagi laki-laki dan perempuan secara setara.

Hal ini ditegaskan dalam QS. an-Nahl ayat 97 yang menyebutkan bahwa siapa pun yang beramal salih, baik laki-laki maupun perempuan dan beriman, akan diberikan kehidupan yang baik serta balasan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Ayat tersebut menambahkan dimensi penting dalam konsep amal salih, yakni jaminan “kehidupan yang baik” atau hayatan thayyibah.

Dalam penafsiran para ulama, istilah ini mencakup berbagai aspek kesejahteraan, seperti ketenangan batin, keberkahan rezeki, kehormatan sosial, serta rasa bermakna dalam menjalani hidup.

Penegasan kembali frasa “laki-laki maupun perempuan” menunjukkan bahwa Al-Qur’an memandang keduanya sebagai pelaku utama dalam membangun kualitas kehidupan. Tidak ada pembagian peran yang menempatkan salah satu pihak hanya sebagai penerima manfaat dari amal pihak lain.

Sebaliknya, keduanya diposisikan sebagai subjek aktif yang berkontribusi dalam berbagai sektor kehidupan.

Dalam konteks sosial, prinsip ini menjadi dasar bahwa partisipasi perempuan dalam aktivitas publik, ekonomi, pendidikan. Maupun pelayanan masyarakat merupakan bagian dari pelaksanaan nilai iman, bukan penyimpangan dari kodrat.

Pada saat yang sama, laki-laki juga memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun relasi yang sehat dan kehidupan yang bermartabat.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa amal salih bersifat kolaboratif dan transformatif. Artinya, kualitas kehidupan yang baik tidak hanya untuk satu orang. Tetapi juga oleh kerja bersama yang berlandaskan nilai keimanan dan tanggung jawab moral.

Prinsip ini memperlihatkan bahwa ajaran Islam menempatkan laki-laki dan perempuan sebagai mitra setara dalam membangun kehidupan yang adil dan bermakna. []

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.