Tue,8 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Sering Skip Sahur

Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Sering Skip Sahur

ini-yang-terjadi-pada-tubuh-jika-sering-skip-sahur
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Sering Skip Sahur
service

Jakarta

Pernahkah Bunda merasa tergoda untuk skip atau melewatkan waktu sahur karena buru-buru atau malas bangun pagi? Ternyata kebiasaan ini bisa memengaruhi tubuh dengan cara yang tidak disangka-sangka.

Skip sahur memang terlihat sepele, tapi ada hal-hal menarik yang terjadi di dalam tubuh saat bunda melewatkannya. Hal ini membuat banyak orang penasaran dan ingin tahu dampaknya lebih lanjut.

Meski terdengar biasa saja, tubuh kita akan bereaksi ketika sahur dilewatkan secara sengaja. Yuk, simak selengkapnya apa saja yang sebenarnya terjadi jika sering skip sahur.

Dampak energi, konsentrasi, dan dehidrasi saat sering skip sahur

Dikutip dari laman detikcom, melewatkan sahur bisa membuat tubuh kehilangan cadangan energi yang seharusnya dipakai sepanjang hari. Kebiasaan skip sahur juga bisa membuat tubuh lebih mudah lelah dan fokus menurun saat melakukan aktivitas harian, Bunda.

Selain itu, skip sahur juga bisa meningkatkan risiko dehidrasi karena tubuh tidak mendapat cukup cairan di pagi hari. Kekurangan cairan akan membuat kepala terasa berat dan tubuh lebih cepat lelah di siang hari.

Menurut seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Rudy Kurniawan, SpPD, skip sahur bisa menurunkan kadar gula darah sehingga tubuh akan lebih cepat kehilangan energi. Dokter Rudy menekankan sahur penting untuk menjaga metabolisme tetap stabil selama berpuasa.

“Melewatkan sahur dapat menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah), lemas, sulit berkonsentrasi, serta dehidrasi, terutama jika aktivitas fisik tetap tinggi,” kata dr Rudy yang dikutip dari detikcom

Bunda disarankan untuk jangan skip sahur dan memilih menu sahur yang kaya protein serta serat, misalnya telur, ayam tanpa kulit, tempe, nasi merah, serta buah-buahan. Minum air putih atau susu rendah lemak juga penting agar tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari selama berpuasa. 

Risiko kekurangan nutrisi jika sering skip sahur

Kebiasaan skip sahur juga bisa membuat tubuh kehilangan kesempatan untuk mendapatkan nutrisi penting di awal hari. Menurut Dokter Gizi dari RS Siloam TB Simatupang, dr. Christopher Adrian, MGizi, SpGK, seseorang yang melewatkan kegiatan sahur sebelum puasa akan sulit memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Kekurangan protein akibat skip sahur dapat berdampak pada kondisi fisik, misalnya kulit kering dan rambut rontok. Protein sangat penting untuk regenerasi sel dan menjaga kesehatan jaringan tubuh.

“Itu akan terjadi risiko defisiensi. Paling sering defisiensi protein. Lama-lama rambutnya rontok, kulitnya kering karena asupan protein harian nggak tercukupi,” papar dr. Christopher dikutip dari detikcom.

Selain itu, tubuh yang kurang gizi karena skip sahur sangat rentan mengalami penurunan daya tahan tubuh. Imunitas akan semakin melemah dan membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit ringan maupun infeksi.

Gangguan pencernaan akibat skip sahur

Efek selanjutnya yang sering ditimbulkan akibat sering skip sahur adalah bisa membuat lambung bekerja tanpa “bahan bakar” lebih lama dari biasanya. Kondisi ini tentu akan memicu rasa perih atau panas di perut karena asam lambung meningkat.

Menurut dr. Rudy Kurniawan, SpPD, skip sahur yang terlalu sering juga akan berisiko mengganggu sistem pencernaan. Tubuh yang terbiasa lapar dalam waktu yang terlalu lama bisa mengalami mual, perut kembung, atau sensasi tidak nyaman saat puasa. Hal ini bisa sangat berisiko bagi seseorang yang memiliki riwayat penyakit GERD atau sensitif terhadap asam lambung.

Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk tetap makan sahur dengan menu gizi seimbang. Karbohidrat kompleks, protein, dan serat dapat membantu menjaga energi sekaligus mencegah gangguan lambung sepanjang hari.

Bunda, itulah alasan mengapa skip sahur bukan hanya kebiasaan sepele, tetapi juga sebaiknya dihindari. Mulai sekarang, jangan lupa sahur sebelum berpuasa agar tubuh tetap sehat, bugar, energi terjaga, dan puasa pun bisa dijalani dengan nyaman.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.