Fri,7 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. XIAOMI Perkenalkan AI MiClaw! Teknologi Canggih yang Bisa Belajar Pola Pengguna

XIAOMI Perkenalkan AI MiClaw! Teknologi Canggih yang Bisa Belajar Pola Pengguna

xiaomi-perkenalkan-ai-miclaw!-teknologi-canggih-yang-bisa-belajar-pola-pengguna
XIAOMI Perkenalkan AI MiClaw! Teknologi Canggih yang Bisa Belajar Pola Pengguna
service


Foto: Xiaomi

Teknologi.id – Perusahaan teknologi Xiaomi secara resmi memperkenalkan sistem kecerdasan buatan (AI) terbarunya yang diberi nama Xiaomi MiClaw. Teknologi ini dirancang untuk mengubah telepon seluler pintar (smartphone) menjadi sebuah asisten otonom yang mampu menjalankan berbagai tugas langsung di dalam sistem dan aplikasi.

Pihak Xiaomi menegaskan bahwa MiClaw tidak beroperasi sekadar sebagai chatbot konvensional yang hanya berfungsi menjawab pertanyaan atau menghasilkan teks. Sistem ini didesain agar mampu menafsirkan niat pengguna, lalu secara mandiri menyelesaikan tugas tersebut dengan berinteraksi menggunakan berbagai fitur yang telah tersedia di dalam ponsel.

Model MiMo dan Siklus “Inference-Execution”


Foto: Mundo Xiaomi

Fondasi utama dari MiClaw dibangun di atas model AI bernama MiMo, sebuah model kecerdasan buatan yang dikembangkan secara independen oleh pihak Xiaomi. Kemampuan otonom AI ini digerakkan oleh sebuah sistem inti yang disebut sebagai “inference-execution loop”.

Secara teknis, siklus operasi ini membuat MiClaw mampu menganalisis permintaan pengguna, memilih alat dan parameter yang paling tepat, mengeksekusi tindakan, meninjau hasil eksekusi tersebut, dan melanjutkannya hingga tugas benar-benar selesai. Xiaomi mengklaim bahwa seluruh tahapan proses ini dapat berjalan di latar belakang tanpa memblokir atau mengganggu proses komputasi aplikasi lain yang sedang aktif di ponsel.

Untuk memastikan keamanan dan kontrol, MiClaw diwajibkan untuk meminta izin secara eksplisit dari pengguna sebelum beraksi. Setelah mendapatkan otorisasi, AI ini baru diperbolehkan mengakses layanan pihak ketiga untuk mengeksekusi perintah.

Baca juga: HyperOS 3.1 Siap Rilis, Ini Daftar HP Xiaomi dan Redmi yang Kebagian

Sistem Memori dan Integrasi Terbuka

Guna meningkatkan efisiensi penggunaan jangka panjang, Xiaomi membekali MiClaw dengan sistem memori khusus. Sistem ini dirancang untuk membantu AI belajar dari pola penggunaan yang berulang. Dengan demikian, semakin sering MiClaw digunakan, sistem akan semakin memahami kebiasaan pengguna, terutama saat menangani tugas lanjutan tanpa perlu diberikan instruksi detail dari awal.

Jangkauan operasional MiClaw juga terhubung ke ekosistem perangkat keras Xiaomi yang lebih luas melalui platform Mi Home. Integrasi ini memungkinkan asisten AI untuk membaca status berbagai perangkat rumah pintar (smart home) sekaligus memberikan perintah langsung. Selain itu, sistem di dalam MiClaw telah mendukung Model Context Protocol (MCP), yaitu sebuah standar terbuka yang memungkinkan pihak pengembang luar untuk mengintegrasikan layanan mereka langsung bersama MiClaw.

Baca juga: Tanpa Perlu Kabel, Begini Cara Transfer File dari Xiaomi ke iPad dan Mac

Status Uji Coba dan Kebijakan Privasi Data

Saat ini, MiClaw masih berstatus eksperimen dan dirilis secara terbatas dalam format beta tertutup (hanya bagi penguji yang mendapat undangan). Karena masih dalam tahap penyempurnaan konsistensi dan efisiensi daya, Xiaomi merekomendasikan penguji untuk melakukan pencadangan data (backup) dan tidak menginstal sistem ini di ponsel utama mereka. Untuk sementara, MiClaw baru didukung oleh lima model ponsel premium terbaru, yaitu Xiaomi 17, Xiaomi 17 Pro, Xiaomi 17 Pro Max, Xiaomi 17 Ultra, dan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition.

Terkait isu keamanan informasi, Xiaomi menegaskan bahwa data interaksi yang bersifat pribadi tidak akan digunakan untuk melatih model AI mereka, mengingat pelatihan model hanya menggunakan kumpulan data publik atau yang telah diotorisasi. Data pribadi pengguna diklaim hanya dipakai murni untuk memproses perintah secara real-time dan diproses secara lokal di dalam perangkat menggunakan teknologi keamanan “edge-cloud privacy computing”.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.