Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Laporan Ungkap Jaringan Kejahatan Satwa Kian Massif

Laporan Ungkap Jaringan Kejahatan Satwa Kian Massif

laporan-ungkap-jaringan-kejahatan-satwa-kian-massif
Laporan Ungkap Jaringan Kejahatan Satwa Kian Massif
service

Perdagangan satwa dan tumbunan ilegal terus meningkat, meski “Operasi Thunder 2025” yang secara global untuk memerangi kejahatan ini kian gencar dilakukan di banyak negara. Hasil penyitaan  otoritas keamanan bahkan mencapai rekor terbarunya dengan lebih dari 30.000 hewan hidup dan 1.100 tersangka. Interpol dalam siaran persnya menyebut, selama September-Oktober 2025, lembaga penegak hukum yang terdiri dari polisi, bea cukai, keamanan perbatasan dan kehutanan di 134 negara telah melakukan 4.640 penyitaan. Jumlah itu termasuk puluhan ribu hewan dan tumbuhan lindung, serta puluhan ribu meter kubik kayu ilegal dan 30 ton spesies terancam punah. “Sebagian besar perdagangan satwa liar melibatkan sisa-sisa, bagian dan turunan hewan yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional atau makanan khusus,” tulis Interpol dalam keterangannya,  belum lama ini. Perhitungan sementara Interpol memperkirakan, nilai perdagangan satwa liar ini mencapai US$20 miliar. Namun, karena sifat kejahatan ini yang berlangsung rahasia dan sembunyi-sembunyi, Interpol meyakini angka itu  tidak mencerminkan nilai yang sebenarnya. Seekor laba-laba Mexico yang diselundupkan ke Thailand. Foto: Interpol/WCO. Laporan itu  mengungkap beberapa pencapaian dari operasi atas koordinasi Interpol dan Organisasi Bea Cukai Dunia (World Custom Organization/WCO). Secara global, operasi yang mendapat dukungan dari Konsorsium Internasional untuk Memerangi Kejahatan Satwa Liar (The International Consortium on Combating Wildlife Crime/ICCWC) ini berhasil mencegat 5,8 ton daging satwa liar dengan peningkatan kasus signifikan di Afrika ke Eropa. Operasi juga menyasar perdagangan spesies laut dengan lebih dari 245 ton satwa liar laut berstatus lindung. Termasuk, 4.000 potong sirip hiu. Hal lain yang mendapat perhatian Interpol adalah tren perdagangan spesies kecil yang cenderung meningkat. Misal, perdagangan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.