Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Sulitnya Eks Transmigran Timor Timur Peroleh Tanah dari Negara

Sulitnya Eks Transmigran Timor Timur Peroleh Tanah dari Negara

sulitnya-eks-transmigran-timor-timur-peroleh-tanah-dari-negara
Sulitnya Eks Transmigran Timor Timur Peroleh Tanah dari Negara
service

Sulitnya ketika rakyat mau mendapatkan hak tanah. Salah satu kasus menimpa warga Bali eks transmigran Timor Timur (TimTim) di Kabupaten Buleleng, Bali, masih berjuang mendapatkan redistribusi tanah  padahal sudah hampir 25 tahun menanti kejelasan pelepasan kawasan hutan dan pemerintah. Untuk bertahan hidup, ratusan  keluarga itu bertahan dengan mengolah lahan tandung untuk ditanami berbagai komoditas pertanian. Sayang, sulitnya akses irigasi menjadi kendala bagi mereka.  Pada 1 Desember 2022 Bupati Buleleng menyurati Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan guna menggelar audiensi terkait pelepasan kawasan hutan untuk tanah garapan masyarakat pengungsi eks transmigran TimTim itu. Namun, Menteri LHK hanya mengakomodir pelepasan untuk pemukiman, fasum, dan fasos seluas 7,98 hektar. Terdiri dari pemukiman 5,16 hektar, fasum 2,15 hektar, fasos 0,67 hektar. Tanah garapan belum terakomodir.  I Nengah Kisid, Ketua Kelompok Kerja Warga Eks Transmigran TimTim mengatakan, mereka merencanakan menanam 800 bibit buah tahun ini. Bibit ini dapat dukungan dari Dana Nusantara untuk program Desa Maju Reforma Agraria (Damara). Aneka bibit buah itu antara lain, mangga, alpukat, kelengkeng, kelapa, dan lain-lain.     Sulitnya ketika rakyat mau mendapatkan hak tanah. Salah satu kasus menimpa warga Bali eks transmigran Timor Timur (TimTim) di Kabupaten Buleleng, Bali, masih berjuang mendapatkan redistribusi tanah  padahal sudah hampir 25 tahun menanti kejelasan pelepasan kawasan hutan dan pemerintah. Pada peringatan Hari Tani tahun ini, mereka menggelar diskusi bersama warga desa tetangga, Pemuteran, Kabupaten Buleleng,  yang juga belum dapat akses tanah secara formal. Saat ini, warga masih mengolah lahan dengan menanam sejumlah produpangan di lahan kering seperti kacang-kacangan, jagung, bunga, beternak, dan lainnya. I…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.