Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Breugnathair: ‘Ular Palsu’ yang Mengungkap Misteri Hubungan Tersembunyi Ular dan Biawak

Breugnathair: ‘Ular Palsu’ yang Mengungkap Misteri Hubungan Tersembunyi Ular dan Biawak

breugnathair:-‘ular-palsu’-yang-mengungkap-misteri-hubungan-tersembunyi-ular-dan-biawak
Breugnathair: ‘Ular Palsu’ yang Mengungkap Misteri Hubungan Tersembunyi Ular dan Biawak
service

Selama puluhan tahun, ilmuwan kesulitan menjelaskan bagaimana ular muncul dari nenek moyang berkaki karena adanya celah besar dalam catatan fosil yang sering disebut sebagai kekosongan data transisi. Hambatan utama ini terjadi karena tulang belulang reptil kecil dari periode Jurassic sangat rapuh dan sulit terawetkan dalam tanah, sehingga proses perubahan dari kadal berkaki empat menjadi makhluk melata sering kali terlihat meloncat tanpa bukti fisik yang jelas. Namun, temuan dari Isle of Skye di Skotlandia mulai membuka tabir kegelapan tersebut melalui fosil berusia 167 juta tahun yang diberi nama Breugnathair elgolensis. Sosok ini menjadi bukti nyata bahwa evolusi kepala ular sebenarnya terjadi lebih dahulu jauh sebelum kaki mereka menghilang. Temuan ini membuktikan bahwa perubahan fisik tersebut berlangsung secara bertahap melalui eksperimen alam yang sangat kompleks selama jutaan tahun. Rekonstruksi Breugnathair elgolensis dan susunan tulang aslinya yang ditemukan di Isle of Skye, Skotlandia. Fosil ini menunjukkan campuran unik antara ciri ular dan kadal. Kredit gambar: Mick Ellison © American Museum of Natural History / Nature Fosil langka ini pertama kali ditemukan pada 2016 oleh Dr. Stig Walsh dari National Museums Scotland dalam sebuah ekspedisi yang awalnya terlihat kurang menjanjikan. Setelah melalui penelitian intensif selama hampir satu dekade yang melibatkan pemindaian CT serta sinar X berkekuatan tinggi di fasilitas sinkrotron di Prancis, ilmuwan berhasil membedah anatomi makhluk sepanjang 40 sentimeter ini. Breugnathair memiliki tubuh yang masih berkaki layaknya kadal, namun rahang dan giginya sangat mirip dengan ular piton modern. Giginya yang melengkung ke belakang dirancang secara khusus sebagai senjata predator aktif untuk mencengkeram mamalia…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.