Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kesempatan Hidup Kedua Bayi Orangutan Tanpa Induk

Kesempatan Hidup Kedua Bayi Orangutan Tanpa Induk

kesempatan-hidup-kedua-bayi-orangutan-tanpa-induk
Kesempatan Hidup Kedua Bayi Orangutan Tanpa Induk
service

  Di hutan, bayi orangutan tidak pernah hidup sendiri. Sejak lahir, mereka selalu bersama induknya. Dari situlah mereka belajar semuanya. Cara makan, memanjat, mengenali makanan, sampai bagaimana bertahan hidup di antara pepohonan. Semua dipelajari perlahan, dari hari ke hari. Tanpa induk, mereka bukan hanya kehilangan perlindungan. Mereka kehilangan satu-satunya tempat belajar tentang hidup. Di usia yang masih sangat kecil, mereka bahkan belum tahu apa yang bisa dimakan, ke mana harus pergi, atau bagaimana bergerak dengan aman di hutan. Dan ketika itu terjadi, peluang mereka untuk bertahan hidup sendirian sangat kecil. Sepanjang 2025, Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Long Sam CAN Borneo bersama BKSDA Kalimantan Timur menyelamatkan tiga bayi orangutan kalimantan tanpa induki. Mereka adalah Lucas, Hannes, dan Jack. Ketiganya ditemukan di tempat dan waktu berbeda. Tapi, mereka punya satu kesamaan. Mereka belum siap hidup sendiri di alam. Lucas yang pertama datang. Ia ditemukan di Desa Miau Baru, Kutai Timur, dalam kondisi  sangat kecil. Usianya diperkirakan dua hingga tiga bulan. Bahkan, giginya belum tumbuh. Setiap bangun tidur, ia menangis jika tidak ada yang menggendong atau menenangkannya. Perawat harus benar-benar menggantikan peran induknya, meski hanya sementara. Hannes datang dengan kondisi berbeda. Ia ditemukan di Bengalon pada Agustus 2025. Meski usianya sekitar satu tahun, Hannes sudah menunjukkan perilaku liar cukup kuat. Ia lebih sering berada di pohon, bisa membuat sarang, dan mencari makan sendiri. Ia juga tidak terlalu nyaman dekat manusia. Perilaku ini menunjukkan bahwa ia sempat belajar langsung dari induknya di alam. Di sekolah hutan, Hannes sering terlihat seperti “kakak” bagi Lucas. Ia…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.