Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Bank Mandiri Perkuat ESG, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp320 Triliun

Bank Mandiri Perkuat ESG, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp320 Triliun

bank-mandiri-perkuat-esg,-pembiayaan-berkelanjutan-capai-rp320-triliun
Bank Mandiri Perkuat ESG, Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp320 Triliun
service

KABARBURSA.COM – Momentum Hari Bumi 2026 dimanfaatkan Bank Mandiri untuk menegaskan arah bisnisnya yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan. 

Dalam prinsip tersebut, Bank Mandiri tidak hanya menyalurkan pembiayaan hijau, tetapi juga mendorong partisipasi nasabah hingga internal perusahaan dalam ekosistem ekonomi berkelanjutan.

Hingga Maret 2026, Bank Mandiri mencatat portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai sekitar Rp320 triliun atau tumbuh 8,8 persen secara tahunan. 

Dari jumlah tersebut, pembiayaan hijau mendominasi Rp167 triliun, sementara pembiayaan sosial mencapai Rp153 triliun. 

Capaian ini memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin pasar pembiayaan hijau di dalam negeri dengan pangsa lebih dari 35 persen di antara bank besar nasional.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan mengatakan, tren pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan masih akan berlanjut tahun ini.

“Kami optimistis pembiayaan berkelanjutan akan terus tumbuh pada kisaran 7–9 persen secara tahunan, sejalan dengan target pertumbuhan kredit bank only. Di tengah dinamika kondisi makroekonomi domestik dan global, kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam ekspansi pembiayaan. Dengan demikian, kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset,” ujarnya lewat keterangan resmi, Sabtu 25 April 2026.

Dari sisi pipeline, sekitar 77 persen pembiayaan Bank Mandiri berasal dari sektor yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Fokusnya mencakup ketahanan energi, energi terbarukan, efisiensi energi, produk ramah lingkungan, hingga perumahan inklusif melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Di pasar pendanaan, Bank Mandiri juga agresif menerbitkan instrumen hijau. Sepanjang 2025, perseroan berkode saham BMRI ini merilis Green Bond Phase 2 dan Sustainability Bond Phase 1 dengan total nilai Rp10 triliun untuk membiayai proyek berkelanjutan.

Bank Mandiri juga aktif mengembangkan skema pembiayaan baru, termasuk sektor waste-to-energy melalui kolaborasi dengan regulator dan pemangku kepentingan.

Tak hanya di level korporasi, Bank Mandiri mulai memperluas akses ekonomi hijau ke segmen ritel. 

Melalui fitur Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) di Livin’ by Mandiri, nasabah kini dapat menghitung jejak karbon, melakukan offset emisi, sampai membeli sertifikat karbon secara langsung.

Sertifikat yang tersedia saat ini berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Sei Mangkei, Sumatera Utara milik Pertamina New & Renewable Energy.

PLTBg berkapasitas 2,4 MW tersebut, mampu mengolah limbah Palm Oil Mill Effluent (POME) menjadi energi terbarukan. Proyek ini berkontribusi pada pengurangan emisi sekitar 265 ribu tCO2e (ton setara karbon dioksida).

Selain itu, Bank Mandiri juga mendorong gaya hidup hijau lewat berbagai produk, seperti pembiayaan kendaraan listrik, kartu debit berbahan daur ulang, hingga e-money edisi khusus Hari Bumi.

Di lingkup internal, Bank Mandiri mengajak karyawan terlibat langsung dalam program penanaman pohon berbasis digital. 

Tercatat lebih dari 500 pegawai bakal berkontribusi untuk penanaman lebih dari 800 pohon bakau merah yang akan direalisasikan di wilayah Tangerang, Banten. Upaya tersebut sejalan dengan target Net Zero Operation pada 2030. 

Hingga kini, Bank Mandiri telah menurunkan emisi operasional sebesar 32 persen dibandingkan baseline 2019 melalui berbagai langkah, seperti optimalisasi gedung hijau, penggunaan kendaraan listrik dan hybrid, serta pemasangan panel surya.

Dengan strategi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor, Bank Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak transformasi ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (info-bks/*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.