Mubadalah.id – Pertama-tama, pastikan tanggal berapa tepatnya haid Anda yang terakhir dimulai. Tambahkan 9 bulan dan 7 hari. Hasilnya adalah tanggal tertentu di bulan tertentu. Bayi Anda akan lahir kapan saja dalam waktu 2 minggu sebelum atau sesudah tanggal itu, dengan catatan bila semuanya berjalan lancar dan normal.
Proses kehamilan yang tanpa masalah, kelahiran yang lancar dan mudah, dan bayi yang sehat, akan Anda dapatkan bila Anda merawat diri dengan baik. Di bawah ini kiat-kiat perawatan yang sebaiknya Anda lakukan:
Pertama, usahakan makan makanan yang bergizi. Gizi yang baik akan memberi tubuh kekuatan, mencegah infeksi, menyehatkan bayi dan kandungan, dan membantu mencegah pendarahan yang berlebihan sewaktu melahirkan. Ingatlah bahwa pada waktu hamil Anda makan bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk bayi Anda.
Kedua, usahakan tidur atau istirahat kapan Anda sempat. Bila bekerja dalam posisi berdiri cukup lama, usahakan duduk atau berbaring beberapa kali sehari.
Ketiga, lakukan uji-kesehatan pra-kelahiran secara berkala. Ini penting untuk memastikan bahwa semuanya berjalan lancar, tidak ada masalah, dan kalau ada gejala problema tertentu bisa seketika ditanggulangi. Bila selarna ini Anda belum pernah mendapatkan imunisasi tetanus, kunjungi pekerja kesehatan sctempat secepat mungkin di awal kehamilan. Sebelum bayi Anda lahir, mustinya Anda mendapatkan sedikitnya 2 imunisasi.
Jaga Kebersihan Tubuh
Keempat, jaga kebersihan tubuh. Mandi dua kali sehari dan gosok gigi. Lakukan senam otot vagina, agar vagina lebih kuat sehabis melahirkan nanti. Keterangan lebih lengkap baca Bab 24. Usahakan berolahraga setiap hari. Kalau banyak bekerja sambil duduk, usahakan berjalan-jalan sedikit. Tapi jangan sampai terlalu lelah.
Kelima, bila merasakan gejala-gejala yang Anda kira disebabkan oleh penyakit yang menular lewat hubungan seks, atau infeksi lain, hubungi dokter secepatnya.
Keenam, hindari obat-obatan modern maupun jamu-jamuan tradisional, kecuali bila pekerja kesehatan yang tahu bahwa Anda sedang hamil dan mengatakan bahwa Anda boleh meminumnya.
Ketujuh, jangan minum apapun yang mengandung alkohol, jangan merokok. Jangan mengunyah tembakau. Semua itu berakibat buruk dan membahayakan perkembangan bayi.
Kedelapan, hindari obat pembasmi hama. Hindari obat pemusnah tanaman penggangzu. Hindari bahan-bahan kimia pabrikan. Semua zat itu bisa membahayakan bayi dalam kandungan. Sekalipun bekerja di sawah, perkebunan, atau dalam pabrik, usahakan jangan dekat-dekat dengan semua itu, jangan menyentuhnya, jangan menghirup udara yang tercemar olehnya.
Jangan sekali-kali menyimpan air minum dan makanan dalam wadah yang pernah di gunakan untuk menyimpan pestisida, herbisida, atau bahan kimia lain, jangan pula disimpan berdekatan dengannya.
Jauhi anak yang memiliki ruam-ruam di sekujur tubuhnya. Besar kemungkinan anak itu mengidap penyakit akibat Campak Jerman, yang bisa membahayakan bayi dalam kandungan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 91-92.





Comments are closed.