Wed,27 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Negara Ini Janjikan IVF Gratis untuk Anak Kedua dan Seterusnya

Negara Ini Janjikan IVF Gratis untuk Anak Kedua dan Seterusnya

negara-ini-janjikan-ivf-gratis-untuk-anak-kedua-dan-seterusnya
Negara Ini Janjikan IVF Gratis untuk Anak Kedua dan Seterusnya
service

Jakarta

Program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) kini menjadi pilihan banyak pasangan untuk memiliki anak. Program hamil ini bahkan disebut bisa membantu dalam meningkatkan angka kelahiran di sebuah negara, Bunda.

Salah satu negara yang menganggap IVF dapat mengatasi penurunan angka kelahiran adalah Swedia. Menurut ulasan di laman Lund University, angka kelahiran di Swedia terus menurun.

Badan Statistik Swedia (SCB) melaporkan 98.451 anak lahir pada tahun 2024 atau 1.600 lebih sedikit daripada tahun 2023. Tren ini terlihat di semua kelompok masyarakat dan wilayah di negara ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, penelitian menunjukkan bahwa satu dari empat perempuan muda saat ini ragu untuk memiliki anak. Pada tahun 2024, angka kesuburan rata-rata di Swedia adalah 1,43 anak per perempuan atau menjadi angka terendah yang pernah tercatat.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan angka kelahiran menurun di negara ini. Selain karena faktor ekonomi, pasangan suami istri enggan memiliki anak karena biaya hidup yang mahal.

“Beberapa penelitian menunjukkan bahwa insentif ekonomi mungkin tidak sesignifikan yang diperkirakan. Faktor lain mungkin lebih penting. Misalnya, ada bukti bahwa membentuk pasangan menjadi lebih sulit karena perumahan, kesetaraan gender, dan tantangan menyeimbangkan kehidupan keluarga dengan ambisi karier,” kata Profesor Madya Ekonomi di Lund University, Asa Hansson.

“Faktor lainnya mungkin adalah bahwa pengasuhan anak menjadi lebih menuntut, di mana intensitas pengasuhan anak telah meningkat, mungkin sebagai akibat dari meningkatnya ketidaksetaraan dalam masyarakat. Dan tentu saja, ketidakpastian global dan menurunnya kesejahteraan mental di kalangan anak muda kemungkinan juga berkontribusi.”

Janji untuk memberikan IVF gratis

Untuk mengatasi penurunan angka kelahiran, Perdana Menteri Swedia, Ulf Kristersson, berjanji untuk menjadikan IVF sebagai inti dari kampanye pemilihan ulangnya. Baru-baru ini, ia diketahui meningkatkan jumlah upaya IVF yang didanai negara dan diberikan kepada calon orang tua untuk pertama kalinya dari tiga percobaan menjadi enam kali.

Kristersson mengatakan, bila ia berhasil mempertahankan kekuasaan dalam pemilihan umum September mendatang, maka ia dan partainya juga akan mendanai program bayi tabung (IVF) program hamil anak kedua dan seterusnya.

“Ini (penurunan angka kelahiran) adalah tingkat yang belum pernah kita alami di Swedia,” ujar Kristersson, dilansir The Guardian.

“Dan itu membuat saya berpikir. Bisa jadi karena banyak orang tidak ingin memiliki anak. Tetapi saya cukup yakin bahwa itu juga karena banyak orang yang tidak pernah mendapatkan anak yang benar-benar mereka inginkan.”

Berdasarkan undang-undang baru, seseorang yang mencoba untuk memiliki anak pertama berhak atas enam putaran IVF gratis. Anak-anak ‘tambahan’ atau anak kedua dan seterusnya tidak didanai. Biaya untuk satu kali percobaan bayi tabung sendiri adalah 50.000 kronor atau sekitar Rp94 juta.

Sebagai janji kampanye, Kristersson juga berjanji untuk mendanai upaya bagi mereka yang ingin memiliki lebih dari satu anak. “Tidak ada yang salah dengan memiliki satu anak, tetapi banyak orang yang memiliki satu anak juga ingin memiliki saudara kandung,” katanya.

Rencana Kristersson juga turut dikomentari oleh Menteri Kesehatan, Elisabet Lann dari Partai Demokrat Kristen. Lann diketahui mendukung perluasan program bayi tabung, Bunda.

“Kami ingin memberi lebih banyak orang kesempatan untuk mewujudkan impian keluarga dan keinginan mereka untuk menjadi orang tua. Satu dari enam pasangan di Swedia tidak memiliki anak secara sukarela. Hal ini memengaruhi kualitas hidup, kehidupan sosial, kesehatan mental, dan seluruh keberadaan mereka ditandai oleh kerinduan untuk memulai sebuah keluarga,” ungkap Lann.

Sementara itu, Partai oposisi Sosial Demokrat sebagai partai terbesar di Swedia, mengatakan bahwa bantuan lebih lanjut memang diperlukan bagi mereka yang ingin memiliki anak. Namun, mereka memperingatkan agar IVF untuk anak kedua dan selanjutnya tidak digunakan sebagai ‘langkah politik jangka pendek’ atau menawarkan ‘harapan palsu’.

“Masalah demografi dan angka kelahiran yang menurun merupakan isu penting dalam politik. Kita perlu membangun masyarakat di mana orang merasa optimis dan percaya pada masa depan, dan di mana sektor publik juga menghilangkan hambatan bagi orang-orang yang ingin memiliki anak,” kata juru bicara sosial politik Partai Sosial Demokrat, Fredrik Lundh Sammeli.

Demikian berita terkait negara yang menjanjikan IVF gratis untuk anak kedua dan seterusnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.