Mon,1 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Rugikan Negara Triliunan Rupiah, Mengapa Sulit Berantas Tambang Emas Ilegal?

Rugikan Negara Triliunan Rupiah, Mengapa Sulit Berantas Tambang Emas Ilegal?

rugikan-negara-triliunan-rupiah,-mengapa-sulit-berantas-tambang-emas-ilegal?
Rugikan Negara Triliunan Rupiah, Mengapa Sulit Berantas Tambang Emas Ilegal?
service

Pemerintah terkesan kalang kabut memberantas praktik penambangan emas ilegal  yang marak di berbagai lokasi di Indonesia. Alih-alih menumpas habis, laporan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bahkan mencatat kenaikan signifikan dari transaksi mencurigakan dari aktivitas ini. Dari Rp339 triliun di 2023, menjadi hampir Rp1.000 triliun hanya dalam dua tahun. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), aktivitas peti yang berpusat di hutan Gunung Manggar, terus berlangsung hingga kini, meski operasi dalam skala besar pernah dilakukan. Para pelaku bergerak dalam gelap. Menyusuri perbukitan dan masuk ke dalam lubang saat malam, baru kembali ketika hari mulai terang. “Masih, meski tidak seramai dulu. Biasanya, mereka (pelaku) berangkat malam hari, balik besoknya,” kata  Haris, warga Kabupaten Jember  Tak seperti di banyak tempat, pelaku tambang ilegal  di Jember memilih malam sebagai waktu yang tepat untuk beraktivitas lantaran alasan keamanan. Tambang emas ilegal di Jember sempat meredup saat pandemi COVID-19, aktivitas  kembali marak saat wabah mereda. Merujuk data SIPP PN Jember, terhitung 60 tersangka jalani proses hukum karena terlibat aktivitas tambang ilegal di Jember sejak pandemi berakhir (selengkapnya lihat grafis). 1-Pembongkaran yang dilakukan oleh warga penambang di lokasi tambang emas ilegal Desa Pancurendang, Ajibarang, Banyumas. Foto : L Darmawan/Mongabay Indonesia Harga emas melonjak picu tambang ilegal? Purnawan Dwi Negara, Pakar Hukum Lingkungan Universitas Widya Gama (UWG) Malang menyebut, terus meningkatnya harga emas global turut memicu maraknya aktivitas tambang emas tanpa izin (peti). Terdorong tingginya permintaan, para pelaku menerabas batas-batas hutan untuk menambang emas demi meraup keuntungan. “Persoalan peti adalah potret gunung es dari masalah tata kelola sumber…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.