Mon,1 June 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Menang Gugatan RSPO, Masyarakat Adat Talang Parit Dapat Lahan Sawit dari Grup Samsung

Menang Gugatan RSPO, Masyarakat Adat Talang Parit Dapat Lahan Sawit dari Grup Samsung

menang-gugatan-rspo,-masyarakat-adat-talang-parit-dapat-lahan-sawit-dari-grup-samsung
Menang Gugatan RSPO, Masyarakat Adat Talang Parit Dapat Lahan Sawit dari Grup Samsung
service

Masyarakat Adat Talang Mamak Luak Talang Parit di Indragiri Hulu, Riau, punya aktivitas baru sejak Mei 2026. Mereka mengurusi lahan sawit alokasi dari  PT Inecda Plantation, anak perusahaan sawit Grup Samsung. Empat pemuda yang kelembagaan adat utus akan berbagi peran. Laki-laki bertindak jadi mandor, perempuan mengurusi administrasi, seperti mencatat hasil panen. Mereka meminjam kantor kebun plasma Inecda. “Kami diajari menginput data jumlah janjang, berondolan dan tonase sawit hasil panen,” kata Ayu, perempuan adat Talang Parit. Perempuan 26 tahun ini bilang, dua karyawan Inecda terlebih dahulu mengajari mereka mengoperasikan microsoft excel dengan perangkat sendiri. Baginya, itu cukup bermanfaat menambah pengetahuan dan pengalaman. “Sebelumnya, tidak paham tonase, berat janjang, apa lagi cara menginput data di situ.” Ayu merupakan lulusan sekolah menengah kejuruan. Bakat dan keterampilan menulisnya terasah ketika magang di  kantor hukum di Pekanbaru. Termasuk dari pelbagai program pemberdayaan masyarakat adat serta pelatihan yang dia ikuti.. Saat ini, dia juga bekerja sebagai staf di kantor desa. Berkat pekerjaan baru ini, dia hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Berharap, Masyarakat Adat Talang Parit lebih maju dalam pendidikan dan ekonomi. “Semoga aset (lahan ) ini dikelola dengan baik dan lancar. Bersyukur juga sudah dapatkan lahan. Ditambah lagi wilayah adat kami telah diakui perusahaan.” Cerita serupa juga pada Herianto, satu dari dua pemuda adat yang bertugas mengawasi kebun. Dia belajar tata cara panen dan kriteria buah layak panen. Sekaligus, memastikan pengangkutan seluruh buah, bahkan ikut ke pabrik guna memastikan langsung pekerjaan itu tuntas. Di luar waktu panen, mereka tetap ke kebun buat patroli keliling sampai…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.