Mon,13 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Bidik Posisi 10 Besar Bursa Dunia pada 2030, Begini Strategi Jitu Bos Baru BEI

Bidik Posisi 10 Besar Bursa Dunia pada 2030, Begini Strategi Jitu Bos Baru BEI

bidik-posisi-10-besar-bursa-dunia-pada-2030,-begini-strategi-jitu-bos-baru-bei
Bidik Posisi 10 Besar Bursa Dunia pada 2030, Begini Strategi Jitu Bos Baru BEI
service

KABARBURSA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan masuk dalam jajaran 10 bursa saham terbesar di dunia pada 2030. Target tersebut menjadi bagian dari visi Direksi BEI periode 2026–2030 yang disampaikan usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Senin, 29 Juni 2026.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan saat ini Bursa Efek Indonesia berada di peringkat ke-19 dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dan peringkat ke-17 berdasarkan nilai transaksi. Untuk mencapai target tersebut, BEI telah menyiapkan sejumlah strategi yang akan dijalankan hingga 2030.

“Yang ingin kami capai adalah bagaimana kami bisa membawa Bursa Efek Indonesia menjadi 10 di antara 10 bursa besar di dunia,” kata Jeffrey dalam konferensi pers  RUPST BEI secara daring, Senin, 29 Juni 2026.

RUPST BEI pada Senin, 29 Juni 2026 menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI untuk masa jabatan 2026–2030. Bersama jajaran direksi yang baru, Jeffrey memaparkan visi, misi, serta target pengembangan Bursa selama lima tahun ke depan dalam konferensi pers usai RUPST.

Jeffrey mengatakan terdapat empat pilar utama yang akan menjadi fokus Direksi selama periode 2026–2030. Pilar pertama ialah mendorong pertumbuhan bisnis dari sisi transaksi. Selanjutnya, BEI akan mengembangkan bisnis non-transaksi sebagai sumber pertumbuhan baru.

Selain itu, Bursa juga akan meningkatkan kuantitas dan kualitas perusahaan tercatat, serta memperluas inklusivitas bagi seluruh segmen investor di pasar modal Indonesia.

Menurut Jeffrey, pelaksanaan empat pilar tersebut perlu didukung oleh penguatan infrastruktur perdagangan, pengawasan, dan sistem pendukung operasional Bursa. Di saat yang sama, kolaborasi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan dalam pelaksanaan program kerja tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Jeffrey menyampaikan visi BEI tetap menjadi bursa yang kompetitif dengan kredibilitas tingkat dunia. Sementara misinya adalah menciptakan infrastruktur pasar keuangan yang terpercaya dan kredibel untuk mewujudkan pasar yang teratur, wajar, dan efisien melalui produk serta layanan yang inovatif.

“Kami akan membawa Bursa Efek Indonesia menjadi bursa kelas dunia untuk manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Sebagai bagian dari target 2030, BEI menetapkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun. Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian ditargetkan sebesar Rp31 triliun.

Bursa juga menargetkan jumlah perusahaan tercatat melampaui 1.000 emiten pada 2030. Sementara jumlah investor pasar modal ditargetkan mencapai 35 juta investor.

Selain itu, rasio kapitalisasi pasar terhadap produk domestik bruto (PDB) ditargetkan berada di atas 83 persen.

Jeffrey mengatakan pencapaian target-target tersebut memerlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan pasar modal, termasuk regulator, pelaku industri, perusahaan tercatat, anggota bursa, investor, dan media.

“Kami berharap dukungan yang sama atau bahkan lebih dapat diberikan kepada kami sepanjang masa bakti kami di tahun 2026 sampai 2030 nanti,” tuturnya.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.