Wed,29 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid

tantri-kotak-jadi-korban-penipuan-rekan-bisnis-hingga-miliaran-rupiah,-awalnya-percaya-sesama-rekan-wali-murid
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan Rekan Bisnis hingga Miliaran Rupiah, Awalnya Percaya Sesama Rekan Wali Murid
service

Jakarta

Tantri Syalindri tengah menjadi sorotan setelah membagikan pengalaman pahit yang baru saja dialami. Ia mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh rekan bisnisnya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Tantri melalui akun Instagram pribadi. Ia menjelaskan awalnya mereka berteman lantaran pelaku adalah ibunda dari teman sekolah anaknya. Bahkan, Tantri menyebut juga menjalani hubungan yang baik.

“Hai Mih, kamu di mana? Aku mengenalmu sejak sekitar tahun 2021 karena anak-anak kita bersekolah di tempat yang sama. Selama ini aku mengenalmu sebagai teman yang baik. Kita saling membantu dan saling mendukung saat ada kesulitan,” ujar Tantri, dikutip dari laman Instagram @tantrisyalindri, Senin (29/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seiring berjalannya waktu, hubungan pertemanan mereka berkembang menjadi kerja sama bisnis. Tantri mengatakan ditawari untuk menjadi pemodal dalam pembelian suatu produk.

Meski sempat ragu karena khawatir urusan bisnis dapat memengaruhi hubungan pertemanan, Tantri akhirnya menerima tawaran tersebut lantaran kepercayaan yang telah dibangun.

“Di tahun 2025, kamu menawarkan sebuah kerja sama yang kamu jalankan. Bisnis ini berupa modal pembelian produk. Awalnya aku ragu karena khawatir urusan bisnis akan memengaruhi pertemanan,” tutur Tantri.

Tantri menjelaskan bahwa kerja sama tersebut awalnya berjalan tanpa kendala selama sekitar satu tahun. Namun, setelah transaksi terakhir dilakukan pada 19 Juni 2026, ia mengaku tidak lagi bisa menghubungi rekan bisnisnya itu.

“Kurang lebih satu tahun semuanya terlihat baik-baik saja. Sampai akhirnya pada 19 Juni 2026, setelah transaksi terakhir dilakukan, nomor telepon dan akun media sosialmu tidak lagi dapat dihubungi,” ujar Tantri.

Bahkan, Tantri juga sudah mengunjungi tempat tinggal dan orang tua pelaku. Namun, tak kunjung mendapatkan jalan keluar.

“Aku berharap kamu datang menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, dan memberikan kejelasan kepada orang-orang yang selama ini menaruh kepercayaan dengan mati-matian sama kamu,” tuturnya.

Tantri ungkap banyak korban penipuan rekan bisnisnya

Dalam unggahan yang sama, Tantri mengaku baru mengetahui bahwa dirinya bukan satu-satunya korban. Ia menyebut ada banyak orang lain yang mengaku mengalami kerugian, termasuk anggota keluarga pelaku.

“Ternyata, banyak sekali orang-orang yang sudah dirugikan sejak lama. Ini baru beberapa. Ternyata salah satu orang yang dirugikan adalah keluarga sendiri,” ungkap Tantri.

Tantri mengatakan para korban kini saling berkomunikasi untuk saling bertukar informasi. Berdasarkan informasi yang diterimanya, nilai kerugian yang diklaim oleh seluruh pihak diduga mencapai sekitar Rp10 miliar.

“Menurut informasi yang saya peroleh, saya menduga orang yang dirugikan tidak hanya saya karena itu kami semua intens komunikasi. Total kerugian yang diklaim para pihak tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar, yang tentunya masih memerlukan verifikasi lebih lanjut,” tuturnya.

Meski mengalami kejadian yang menyakitkan, Tantri memilih mengambil hikmah dari pengalaman tersebut. Ia berharap peristiwa ini tidak hanya menjadi luka bagi dirinya, tetapi juga menjadi pembelajaran agar orang lain lebih waspada.

“Sesuatu yang mungkin tidak baik dalam kehidupan saya, semoga enggak berhenti menjadi luka semata, tapi bisa dijadikan pembelajaran bagi banyak orang,” ungkap Tantri.

Tantri juga berdoa agar setiap rezeki yang diperoleh melalui kerja keras dan cara yang halal senantiasa membawa keberkahan bagi keluarga.

“Semoga apa pun yang kita peroleh dari kerja keras dan usaha yang halal, Allah limpahkan menjadi rezeki yang berkah, cukup untuk keluarga, menenangkan hati, dan membawa kebaikan dalam hidup,” tutur Tantri.

Ia turut mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tidak mudah tergiur oleh tawaran yang terdengar terlalu baik untuk menjadi kenyataan.

“Dan semoga kejadian ini menjadi pengingat untuk kita semua agar lebih berhati-hati, lebih bijak dalam mengambil keputusan, serta enggak mudah tergiur oleh sesuatu yang terdengar terlalu indah untuk menjadi kenyataan,” ungkapnya.

Tantri berharap pengalaman yang dialaminya dapat menjadi pelajaran berharga sehingga tidak ada lagi orang yang mengalami kejadian serupa.

“Jika ada satu hal baik yang bisa lahir dari pengalaman ini, semoga itu adalah pelajaran yang menyelamatkan orang lain agar tidak mengalami hal yang sama. Semoga menjadi pelajaran untuk banyak orang,” pungkasnya.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.