Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Jangan Coba-Coba Sentuh Hyrox Kalau Cuma Modal FOMO

Jangan Coba-Coba Sentuh Hyrox Kalau Cuma Modal FOMO

jangan-coba-coba-sentuh-hyrox-kalau-cuma-modal-fomo
Jangan Coba-Coba Sentuh Hyrox Kalau Cuma Modal FOMO
service

29 Juni 2026 23.30 WIB • 2 menit

Hyrox Jakarta 2026./Hyrox Ina


Partisipasi atlet Indonesia di kancah Hyrox internasional terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Setelah keterlibatan aktif di berbagai kompetisi luar negeri seperti di Taipei, prestasi terbaru kembali lahir di Singapura pada November 2025 lalu.

Duet Standy Tjandra dan Nicholas Sardjono yang turun di kategori Men’s Double Open usia 25–29 tahun sukses menyabet podium ketiga. Mereka juga sekaligus mencetak rekor nasional baru dengan catatan waktu 57 menit 40 detik, sebuah pembuktian bahwa perwakilan Indonesia mampu bersaing ketat dalam kompetisi Hyrox tingkat regional.

Peningkatan prestasi tersebut beriringan dengan melonjaknya popularitas Hyrox di tanah air. Meski demikian, ajang ketahanan ini menuntut kesiapan fisik yang matang dan tidak bisa dianggap sebagai wadah untuk sekadar mengikuti tren sesaat di media sosial.

Oleh karena itulah, Hyrox kerap dianggap tidak cocok untuk mereka yang FOMO. Sebagaimana diketahui, FOMO adalah adalah singkatan dari Fear of Missing Out, yang berarti rasa cemas ketinggalan momen atau hal atau tren yang sedang dilakukan oleh orang lain.

Hal itu diakui oleh selebritas Melanie Ricardo yang ikut serta dalam Hyrox Jakarta 2026. Setelah mencoba Hyrox, ia menyadari betul bahwa komitmen latihan total sangat diperlukan demi keselamatan dan performanya.

“Terus terang saya percaya Hyrox is not a kind of sport that you can just go with FOMO. Hyrox is a kind of sport, it’s fun, but it needs and takes a lot of preparation. Gak bisa cuma sekadar FOMO and you just jump in,” ujar Melanie.

Bagi masyarakat yang ingin mulai bersiap, penguasaan teknik dasar menjadi kunci utama. Latihan lari merupakan hal pertama yang bisa dilakukan untuk membangun kapasitas kardio serta ketahanan tubuh, termasuk memahami efisiensi teknik pada alat skier.

Perwakilan Hyrox APAC, William Petty, menjelaskan bahwa peminat Hyrox di Indonesia dapat mengakses fasilitas latihan representatif melalui program khusus agar proses persiapan berjalan aman dan terukur. Jakarta sendiri dinilai memiliki potensi pasar yang sangat besar setelah berhasil menjaring 11.500 atlet pada fase awal.

“Kalau mau ikut terjun ke Hyrox, bisa latihan di gym yang jadi tempat latihan resmi. Kita memiliki gym Hyrox 365. Ini adalah akademi global kita. Gym ini menjadi pusat latihan Hyrox. Mereka bisa berlangganan melalui website. Ini memungkinkan mereka untuk memasang kelas Hyrox, serta aktivitas Hyrox lainnya,” kata William.

Meski diwanti-wanti untuk tidak FOMO, bagaimana pun juga mencoba Hyrox tentu tidak ada salahnya. Antusiasme tinggi dari para pegiat olahraga ini bahkan mendapat respons positif dari pihak pemerintah yang sedang gencar berupaya meningkatkan indeks kebugaran masyarakat secara luas.

Sri Wahyuni selaku Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI memaparkan data bahwa tingkat partisipasi olahraga di Indonesia baru menyentuh angka 26 persen, tertinggal jauh dari Vietnam yang sudah berada di atas 63 persen. Dengan begitu, kehadiran ajang Hyrox Jakarta 2026 diharapkan mampu menjadi penggerak partisipasi olahraga baru yang efektif bagi publik.

Willingness kami di Kemenpora sangat besar untuk membuat olahraga Hyrox ini sebagai salah satu pemicu mendekatkan partisipasi masyarakat untuk berolahraga. Kami, Kemenpora, ingin sekali yang berprestasi-prestasi kayak ini, apalagi yang sudah meraih keputusan internasional, itu menularkan ke teman-temannya yang lain, ke komunitas-komunitasnya yang lain,” tutur Sri Wahyuni.

Kawan tertarik mencoba Hyrox juga? 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.