Tue,25 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Sejumlah Pemain Sepak Bola dan Ibu Mereka

Sejumlah Pemain Sepak Bola dan Ibu Mereka

sejumlah-pemain-sepak-bola-dan-ibu-mereka
Sejumlah Pemain Sepak Bola dan Ibu Mereka
service

30 Juni 2026, di Estadio Monterrey Guadalupe, León Baru, Meksiko, gemuruh ribuan penonton pecah memenuhi stadion. Sorak kemenangan bersahutan, bendera-bendera merah berkibar di antara lautan manusia yang larut dalam sukacita. Di tengah euforia yang mestinya memabukkan siapa pun, Ismael Saibari Ben El Basra justru berlari ke arah tribun. Bukan mengejar sorotan kamera. Ia mencari satu sosok yang sejak awal perjalanan selalu berdiri di belakangnya: sang ibu.

Sesaat sebelumnya, Ismael menjadi salah satu penendang yang membawa Maroko menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti dan memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia. Di atas lapangan hijau, keberanian dan ketenangannya menuai pujian. Namun, kemenangan itu terasa belum lengkap sebelum pelukan seorang ibu menyempurnakannya. Di tribun, air mata haru mengalir dari wajah perempuan yang selama ini mengiringi langkah putranya dengan doa, dukungan, dan kasih sayang yang tak pernah putus itu.

Achraf Hakimi, Ronaldo dan Ibu Mereka

Pemandangan serupa bukan barang baru dalam dunia sepak bola. Piala Dunia 2022, misalnya, menyuguhkan begitu banyak potret yang mengingatkan bahwa kasih seorang ibu yang tak pernah absen dari perjalanan seorang anak.

Salah satu yang paling membekas adalah Achraf Hakimi. Bek Paris Saint-Germain sekaligus andalan Timnas Maroko itu berkali-kali tertangkap kamera memeluk ibunya seusai pertandingan. Setiap kemenangan Maroko seolah selalu diakhiri dengan ritual sederhana: pelukan hangat dan kecupan di kening sang ibu. Di tengah gemerlap sepak bola modern yang dipenuhi angka, statistik, dan huru-hara, momen itu justru menjadi gambar paling mahal yang tersimpan dalam ingatan banyak orang. 

Saya hanya bertanya satu hal waktu itu, mengapa orang Maroko sangat mencintai ibu mereka?Melihat contoh dari Ismael Saibari dan Achraf Hakimi.

Jika Achraf Hakimi dikenal karena pelukannya, Cristiano Ronaldo memiliki caranya sendiri dalam menunjukkan bakti kepada ibunya. Siapa yang tak mengenal pesepak bola paling populer di muka bumi itu? Di balik ketangkasan, disiplin, dan ambisinya mengejar kesempurnaan, Ronaldo tetaplah seorang anak yang begitu mencintai Maria Dolores dos Santos Aveiro ibunya itu.

Sebagai pemain yang menaklukkan berbagai kompetisi Eropa, Ronaldo tidak pernah melupakan perempuan yang membesarkannya dalam keterbatasan. Berulang kali ia menghadiri malam penghargaan bersama sang ibu. Hampir setiap pencapaian besar dalam kariernya dipersembahkan kepada perempuan yang telah merawat, menjaga, dan percaya kepadanya jauh sebelum dunia mengenal nama Cristiano Ronaldo.

Kata-kata Ronaldinho Perihal Ibu

Barangkali, kisah-kisah semacam itu mengingatkan pada perkataan Ronaldinho, legenda Brasil yang pernah menghiasi lapangan bersama Barcelona dan AC Milan. “Keluarga adalah segalanya. Pendidikan yang saya miliki adalah berkat mereka,” Dalam kesempatan lain, ketika ditanya mengenai makanan terenak yang pernah ia santap, Ronaldinho menjawab dengan sederhana, “Tiada masakan yang enak kecuali masakan ibu.”

Mengapa Anak Lelaki Cenderung Mencintai Ibunya

Apa yang ditunjukkan para pesepak bola itu rupanya bukan sekadar luapan emosi sesaat. Ada penjelasan yang lebih dekat dengan dunia ilmu pengetahuan. Dalam tesis yang berjudul Dinamika Kedekatan Hubungan Orangtua-Anak: Perbedaan Kedekatan Ayah-Ibu dengan Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan Tahap Remaja Akhir pada Keluarga Jawa, Agustin Erna Fatmasari menemukan bahwa kedekatan dengan ayah lebih banyak dirasakan oleh anak perempuan, yakni 67,05 persen, dibandingkan anak laki-laki sebesar 61,59 persen. 

Sebaliknya, kedekatan dengan ibu lebih banyak dirasakan oleh anak laki-laki, mencapai 88,1 persen, sementara pada anak perempuan sebesar 85,25 persen. Penelitian itu juga menunjukkan bahwa kedekatan dengan ayah lahir karena sosoknya dipandang memahami, menyayangi, dan membimbing. Adapun kedekatan dengan ibu tumbuh karena ia memahami, menyayangi, sekaligus menemani.

Angka-angka itu mungkin hanya terlihat statistik. Namun, di lapangan hijau, ia menjelma menjadi pelukan Hakimi, persembahan Ronaldo, air mata ibu Ismael Saibari, dan mungkin juga ribuan kisah lain yang tak pernah tertangkap kamera. Sepak bola, yang selama ini identik dengan rivalitas, fanatik buta dan mungkin saja sebagian orang terganggu dengan judi besar-besaran, ternyata menyimpan ruang paling hangat bernama keluarga.

Walhasil, momen-momen sederhana itu menjadi pengingat bagi siapa saja, pun bagi saya. Setinggi apa pun pencapaian seorang anak, seberapa gemerlap sorotan dunia yang menghampirinya, jangan pernah lupa kepada orang tua yang diam-diam menjadi alasan banyak langkah terasa lebih ringan dan banyak pintu kehidupan terbuka tanpa kita sadari.

Seperti ungkapan yang kerap dikutip di berbagai belahan dunia, “A mother is a son’s first true love, and a son is a mother’s last true love.” Seorang ibu adalah cinta sejati pertama bagi anak laki-lakinya, dan seorang anak laki-laki adalah cinta sejati terakhir bagi ibunya. Di antara gemuruh stadion, riuh kemenangan, dan sorak para penonton, barangkali memeluk ibu adalah kemenangan yang sesungguhnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.