Mon,24 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Perubahan Emosi Saat Hamil, Ibu Membutuhkan Dukungan Orang Terdekat

Perubahan Emosi Saat Hamil, Ibu Membutuhkan Dukungan Orang Terdekat

perubahan-emosi-saat-hamil,-ibu-membutuhkan-dukungan-orang-terdekat
Perubahan Emosi Saat Hamil, Ibu Membutuhkan Dukungan Orang Terdekat
service

Mubadalah.id – Kehamilan bukan hanya membawa perubahan pada tubuh. Masa ini juga dapat memengaruhi perasaan dan emosi ibu. Kehamilan merupakan salah satu masa penting dalam kehidupan perempuan karena di dalam tubuhnya sedang tumbuh bayi yang membutuhkan dukungan hingga persalinan.

Pertumbuhan bayi membuat tubuh ibu mengalami berbagai perubahan. Waktu istirahat, seksualitas, hubungan dengan orang lain, hingga aktivitas dan pekerjaan sehari-hari juga dapat mengalami perubahan selama kehamilan.

Berbagai perubahan tersebut dapat memengaruhi kondisi emosional ibu. Sebagian ibu mungkin menjadi lebih mudah menangis meskipun tidak mengetahui penyebabnya. Ada pula ibu yang merasa depresi, marah, atau lebih mudah tersinggung.

Perubahan suasana hati atau mood yang terjadi secara tiba-tiba juga dapat ibu alami selama kehamilan. Ibu bisa tertawa kemudian menangis dalam waktu yang berdekatan. Kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari perubahan emosional selama kehamilan dan biasanya dapat berlalu.

Meski demikian, perubahan emosi yang ibu alami tetap merupakan perasaan yang nyata. Perasaan tersebut tidak seharusnya kita abaikan atau menganggapnya tidak penting hanya karena ibu sedang hamil.

Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi penting agar ibu tidak menghadapi perubahan perasaan tersebut seorang diri. Pasangan, keluarga, dan orang-orang di sekitar ibu dapat membantu dengan mendengarkan serta memberikan ruang bagi ibu untuk menyampaikan perasaannya. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 101.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.