Mubadalah.id – Kehamilan bukan hanya membawa perubahan pada tubuh. Masa ini juga dapat memengaruhi perasaan dan emosi ibu. Kehamilan merupakan salah satu masa penting dalam kehidupan perempuan karena di dalam tubuhnya sedang tumbuh bayi yang membutuhkan dukungan hingga persalinan.
Pertumbuhan bayi membuat tubuh ibu mengalami berbagai perubahan. Waktu istirahat, seksualitas, hubungan dengan orang lain, hingga aktivitas dan pekerjaan sehari-hari juga dapat mengalami perubahan selama kehamilan.
Berbagai perubahan tersebut dapat memengaruhi kondisi emosional ibu. Sebagian ibu mungkin menjadi lebih mudah menangis meskipun tidak mengetahui penyebabnya. Ada pula ibu yang merasa depresi, marah, atau lebih mudah tersinggung.
Perubahan suasana hati atau mood yang terjadi secara tiba-tiba juga dapat ibu alami selama kehamilan. Ibu bisa tertawa kemudian menangis dalam waktu yang berdekatan. Kondisi tersebut dapat menjadi bagian dari perubahan emosional selama kehamilan dan biasanya dapat berlalu.
Meski demikian, perubahan emosi yang ibu alami tetap merupakan perasaan yang nyata. Perasaan tersebut tidak seharusnya kita abaikan atau menganggapnya tidak penting hanya karena ibu sedang hamil.
Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi penting agar ibu tidak menghadapi perubahan perasaan tersebut seorang diri. Pasangan, keluarga, dan orang-orang di sekitar ibu dapat membantu dengan mendengarkan serta memberikan ruang bagi ibu untuk menyampaikan perasaannya. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 101.





Comments are closed.