Jakarta (ANTARA) – Kedutaan Besar (Kedubes) Kuwait di Jakarta menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kerja sama pertukaran berita antara Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA dan Kantor Berita Kuwait (Kuwait News Agency/KUNA) sebagai upaya memperkuat arus informasi dan pemahaman masyarakat di kedua negara.
Duta Besar Kuwait untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN Khalid Jassim Al-Yassin mengatakan kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap berbagai isu dan kebijakan terkini di Indonesia maupun Kuwait.
“Menurut saya, kita perlu mempererat kerja sama antara ANTARA dengan kantor berita dan pers di Kuwait untuk memperkuat pertukaran berita dan informasi antara kedua negara,” kata Khalid Jassim Al-Yassin saat mengunjungi ANTARA Heritage Center di Pasar Baru, Jakarta, Selasa.
Menurut Khalid, ANTARA dan KUNA memiliki sejumlah kesamaan, salah satunya sebagai kantor berita resmi yang menjadi sumber informasi utama di negara masing-masing.
Ia juga menyoroti bahwa kedua kantor berita tersebut berdiri lebih dahulu dibandingkan kemerdekaan negara yang diwakilinya. KUNA didirikan pada 1956, lima tahun sebelum Kuwait meraih kemerdekaan dari Inggris pada 1961. Sementara ANTARA berdiri pada 1937, delapan tahun sebelum Indonesia merdeka pada 1945.
Untuk mempercepat realisasi kerja sama, Khalid meminta manajemen ANTARA menyampaikan rancangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kepada Kedubes Kuwait agar dapat diteruskan kepada KUNA.
Ia optimistis peluang kolaborasi antara kedua kantor berita sangat terbuka dan berharap dokumen kerja sama tersebut dapat segera ditandatangani.
“Silakan kirimkan rancangan MoU tersebut kepada kami dan kami akan meneruskannya ke KUNA, lalu kita bisa melanjutkan (pembahasan kerja sama) dari sana,” ujar Khalid.
Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, ANTARA membutuhkan jaringan kerja sama yang lebih luas dengan kantor-kantor berita di kawasan Timur Tengah.
Ia menilai kolaborasi tersebut akan membantu memperkaya arus informasi dari kawasan yang selama ini masih terbatas, terutama terkait isu ekonomi dan budaya.
Sebagai langkah awal, Benny mengusulkan agar ANTARA dan KUNA memulai kerja sama melalui pertukaran berita.
“Jika kita bisa mendapatkan informasi langsung dan juga bertukar berita, hal tersebut lebih baik untuk kedua negara kita. Terutama, kita membutuhkan adanya kerja sama antara Kantor Berita Kuwait dan Kantor Berita ANTARA,” ucap Benny.
Baca juga: Dirut ANTARA dorong peran kantor berita sebagai rujukan cek fakta
Baca juga: Menkomdigi tekankan peran ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.