Bismillahirrahmanirrahim.
Hari ini, kami mengenang sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun ke-79 kepada panjenengan. Meskipun panjenengan sampun langkung rumiyin sowan dhateng ngarsanipun Gusti Allah, jejak ilmu, keteladanan, dan pengabdian panjenengan tetap hidup, tumbuh, serta terus menerangi banyak hati. Wektu saged misahaken raga, nanging mboten saged ngilangaken manfaat ilmu lan amal ingkang sampun dipunsebar.
Saya, Eliyas Yahya, sebagai salah satu Jamaah Padhang Mbulan, mengucapkan rasa hormat dan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas seluruh pengabdian panjenengan bagi dunia pendidikan, kebudayaan, dan dakwah keilmuan. Panjenengan telah menunjukkan bahwa ilmu bukan sekadar untuk disimpan, tetapi untuk dibagikan dengan penuh keikhlasan kepada siapa saja yang ingin belajar.
Di lingkungan Padhang Mbulan dan dalam lingkar-lingkar Maiyah yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, semangat berpikir, berdialog, saling menghargai, serta mencintai ilmu pengetahuan terus tumbuh. Nilai-nilai yang panjenengan wariskan menjadi inspirasi bagi banyak generasi agar tetap rendah hati dalam belajar dan bijaksana dalam menyampaikan ilmu.
Matur nuwun sanget, Pak Fuad. Panjenengan sampun maringi tuladha bilih gesang ingkang paling mulya yaiku gesang ingkang migunani tumrap tiyang sanes. Warisan panjenengan dudu namung buku, tulisan, lan pemikiran, nanging ugi akhlak, ketawadukan, lan semangat nggulawenthah generasi bangsa.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah panjenengan, melapangkan alam kubur panjenengan, mengangkat derajat panjenengan di sisi-Nya, serta menjadikan setiap ilmu yang telah diajarkan sebagai amal jariyah yang pahalanya terus mengalir tanpa putus. Selama masih ada orang yang membaca karya panjenengan, mengajarkan kembali ilmu panjenengan, dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang pernah panjenengan tanamkan, selama itu pula doa-doa kebaikan akan terus menyertai.
Kami percaya bahwa manusia terbaik adalah mereka yang meninggalkan manfaat bagi kehidupan. Panjenengan telah membuktikannya. Dari Malang hingga seluruh penjuru Nusantara, bahkan melalui simpul-simpul Maiyah yang terus berdenyut, nama dan keteladanan panjenengan tetap dikenang dengan penuh hormat.
Sugeng ambal warsa kaping 79, Pak Fuad. Mugi Allah paring panggenan ingkang paling mulya wonten ing sisi-Nipun. Amin ya Rabbal ‘alamin.





Comments are closed.