Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Pengadaan Mobil Ambulance Dinkes Malang Diserahkan Pihak Ketiga

Pengadaan Mobil Ambulance Dinkes Malang Diserahkan Pihak Ketiga

pengadaan-mobil-ambulance-dinkes-malang-diserahkan-pihak-ketiga
Pengadaan Mobil Ambulance Dinkes Malang Diserahkan Pihak Ketiga
service

Malang (beritajatim.com) – Dugaan korupsi pengadaan mobil ambulans kini sedang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Pengadaan mobil ambulans tersebut berlangsung pada 2022 dengan nilai anggaran sebesar Rp8,4 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Malang.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang telah menaikkan perkara tersebut ke tahap penyidikan. Pada Rabu (8/7/2026), penyidik juga melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Malang untuk mencari tambahan alat bukti berupa dokumen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, membenarkan adanya program pengadaan mobil ambulans tersebut. Menurutnya, program pengadaan mobil ambulans itu telah direncanakan oleh Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya.

“Saat itu, tahun 2022 saya baru sebulan menjabat. Jadi program pengadaan mobil ambulans itu sudah direncanakan Kadinkes sebelumnya. Baru sebulan menjabat, lalu terjadi Tragedi Kanjuruhan. Jadi saya fokus ke peristiwa itu. Urusan pengadaan ambulans kami percayakan kepada salah satu kepala bidang dan pihak ketiga,” ungkap drg. Wiyanto Wijoyo, Kamis (9/7/2026).

Dokter Wi, sapaan akrabnya, menceritakan bahwa proses awal pengadaan menggunakan anggaran Rp8,4 miliar untuk mobil jenis Hiace. Namun, karena barang yang diinginkan tidak tersedia di pasaran, pengadaan dialihkan ke kendaraan merek Hyundai. Nilainya pun lebih mahal dibandingkan Hiace.

“Awalnya itu delapan unit untuk jenis Hiace. Tetapi karena di pasaran tidak ada barangnya, kemudian berganti Hyundai. Pengadaannya melalui PT Ambulance Pintar Indonesia berikut dengan kelengkapannya,” jelasnya.

Pengadaan mobil ambulans juga sudah sesuai prosedur, yakni melalui e-katalog. Setelah itu, Dokter Wi mengaku tidak mengetahui proses selanjutnya karena telah diserahkan sepenuhnya kepada kepala bidang Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dan pihak ketiga.

Hanya saja, lanjut Dokter Wi, memang ada kekurangan administrasi yang belum dilaporkan kepada Inspektorat Kabupaten Malang, yakni perubahan merek kendaraan dari Hiace menjadi Hyundai.

“Memang ada kekurangan administrasi yang belum dilaporkan. Namun semuanya sudah sesuai prosedur. Kalaupun ada sisa anggaran, juga sudah dikembalikan,” paparnya.

Sementara itu, dari beberapa sumber internal disebutkan bahwa pengadaan mobil ambulans dilakukan oleh pihak ketiga. Mereka menduga adanya “broker” yang terlibat dalam pengadaan mobil ambulans tersebut hingga akhirnya menjadi bidikan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. (yog/kun)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.