Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Saat Messi Menghadapi Penalti Kehidupan dalam Sudut Pandang Gus Nadir

Saat Messi Menghadapi Penalti Kehidupan dalam Sudut Pandang Gus Nadir

saat-messi-menghadapi-penalti-kehidupan-dalam-sudut-pandang-gus-nadir
Saat Messi Menghadapi Penalti Kehidupan dalam Sudut Pandang Gus Nadir
service

Dalam buku antologi bersama Kang Maman yang mengulas refleksi seputar agama, ilmu, dan kemanusiaan, Gus Nadir mengabadikan sebuah tulisan berjudul Penalti Kehidupan. Lewat esai tersebut, beliau menguliti cara pandang subjektif manusia saat menyaksikan sebuah kegagalan di titik putih, sekaligus menyelipkan untaian motivasi mendalam yang sangat berharga untuk kita renungkan bersama.

Beliau menjelaskan bahwa pemain terkenal seperti John Terry, Diego Armando Maradona, David Beckham, Fransesco Totti pernah mengalami kegagalan penalti. Untuk dua pemain pertama, Gus Nadir menjelaskan detail kegagalannya dan tahun kejadiannya.

Buku yang diterbitkan tahun 2020 itu, di mana Messi dan Ronaldo masih merumput di Eropa menyebutkan bahwa pemain top dunia sekalipun pernah mengalami kegagalan serupa. Katanya “Lionel Messi dan Christiano Ronaldo juga beberapa kali gagal melakukan tendangan penalti.”.

Jika kita melihat dan menyaksikan banyak pertandingan Piala Dunia tahun ini (2026), kita bakal menemukan beberapa pemain yang merumput di Eropa melakukan kegagalan penalti. Bruno Guimaraes gagal membawakan Brazil melesat lebih jauh sebab gagal mengeksekusi penalti. Jonathan Tah juga melayangkan harapan warga Jerman akibat sepakan yang amat melambung itu. Quinten Timber, Justin Kluivert, dan Crysencio Summerville adalah rentetan pemain Belanda yang mengubur habis-habis keinginan warga negara Kincir Angin itu.

Untuk Messi, dia sudah dua kali gagal mengeksekusi penalti di ajang empat tahunan ini. Berbeda dengan pemain Argentina ini, Ronaldo berhasil melesatkan tendangan penaltinya ke tengah gawang mengecoh kiper di laga melawan Kroasia.

Kata Gus Nadir “Kita tidak meragukan bahwa mereka para pemain bertalenta tinggi, dengan skill yang luar biasa, dan mental Juara yang begitu kukuh serta dukungan fans yang dahsyat. En toch mereka bisa gagal juga dalam momen yang menentukan.

Refleksi beliau dalam tulisan itu, boleh jadi kita melakukan hal yang sama. Keberhasilan yang sudah di depan mata, sangat mungkin melayang jauh dari diri kita. Namun titik tekannya kata Rais Syuriah PCINU Australia, adalah “Orang sukses adalah orang yang tidak pernah menyerah dan setiap kali jatuh selalu siap untuk bangun lagi. Orang sukses itu tidak baper. Mereka punya seribu nyawa untuk muncul kembali.

Hal itu benar adanya, ketika kita coba melihat kembali kegagalan-kegagalan yang pernah menimpa pemain top di atas, kita akan menemukan bagaimana mereka semua bangkit dari tekanan dan ratapan itu.

Ronaldo sudah berkali-kali gagal penalti semasa di Real Madrid dan klub Eropa lainnya. Namun yang kita lihat di 32 besar kemarin (3/7/2026), dia berhasil menjawab kegagalan yang dulu-dulu. Ia berhasil mencetak gol dari titik putih itu dan menghantarkan negaranya melaju ke 16 besar walaupun akhirnya dikalahkan Spanyol.

Dalam pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Austria, Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti pada menit-menit awal babak pertama. Tendangannya melenceng ke sisi kanan gawang. Meskipun begitu, Messi berhasil bangkit dengan mencetak dua gol yang membawa Argentina menang 2-0. 

Tidak hanya itu, dalam kompetisi yang sama, Lionel Messi gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, di Atlanta Stadium, Amerika Serikat. Tendangan penalti Messi pada menit ke-20 berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir, yang melompat ke arah kiri untuk menghalau bola. Namun akhirnya Messi adalah orang yang sangat membantu Argentina melewati kekalahan 0-2 sementara dan membalikkannya menjadi 3-2.

Di paragraf akhir, Gus Nadir menyampaikan “Orang mungkin saja akan terus membicarakan hal tersebut di mana-mana, pada setiap kesempatan. Mereka akan selalu fokus pada sisi negatif kita. Namun orang-orang tersebut akan terbelalak melihat kita yang selalu bangun di setiap kita jatuh, melawan cemoohan dengan berbagai prestasi, dan menjawab berbagai serangan dengan terus melangitkan doa dan cinta kita.”

Seperti halnya Messi yang menolak tenggelam dalam penyesalan di Atlanta dan Ronaldo yang berhasil mengeksekusi penalti melawan Kroasia demi menebus kegagalan penalti sebelum-sebelumnya, kita pun harus memperlakukan cemoohan sebagai bahan bakar untuk bangkit. 

Lapangan kehidupan ini terlalu luas jika hanya dihabiskan untuk meratapi satu tendangan yang melosot. Biarkan para kritikus sibuk dengan narasinya, sementara kita sibuk mencetak gol-gol pembuktian. Ingatlah, peluit akhir belum dibunyikan, dan pemenang sejati adalah mereka yang mampu membalikkan ketertinggalan menjadi sebuah kejayaan yang tak terbantahkan.

Di paling akhir tulisannya, ia menuliskan sesuatu yang tidak hanya bergema untuk Messi, tetapi juga menjadi cermin bagi diri kita semua. Ia menuliskan “Orang-orang tersebut akan sulit tidur melihat ternyata kite kagak ada mati-matinye.”. Wassalam.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.