Sat,1 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya

Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya

suruk-anak,-permainan-tradisional-khas-dari-bengkulu-yang-mengasah-kejelian-para-pemainnya
Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya
service

Suruk Anak, Permainan Tradisional Khas dari Bengkulu yang Mengasah Kejelian Para Pemainnya | Pexels/Broderick Armbrister


Suruk anak adalah salah satu nama permainan tradisional khas yang berasal dari daerah Bengkulu. Tahukah Kawan tentang permainan tradisional ini sebelumnya?

Dulunya suruk anak menjadi salah satu hiburan yang banyak dimainkan oleh anak-anak. Apalagi permainan ini dimainkan secara berkelompok, sehingga bisa menjadi sarana interaksi antara anak-anak dengan teman sebayanya.

Biasanya permainan ini dimainkan di sela waktu luang oleh anak-anak. Tidak ada waktu tertentu yang mesti ditunggu terlebih dahulu oleh mereka agar bisa memainkan permainan tradisional ini bersama-sama.

Bagaimana penjelasan lebih lanjut terkait permainan tradisional khas dari Bengkulu tersebut? Simak ulasan lengkap terkait permainan suruk anak dalam artikel berikut ini.

Mengenal Permainan Suruk Anak

Disitat dari buku Seno Undri Rahmadona yang berjudul Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Permainan Tradisional Anak Bengkulu, nama permainan tradisional ini diketahui berasal dari bahasa daerah suku Lembek yang mendiami daerah Prostin XII Kecamatan Talang IV, Kabupaten Bengkulu Utara. Secara harfiah, nama “Suruk anak” bisa diartikan sebagai sembunyi anak.

Namun anak yang digunakan dalam permainan ini bukanlah anak-anak yang memainkannya. Kata “Anak” ini merujuk pada benda kecil atau gundu yang digunakan dalam proses bermainnya.

Permainan ini bisa dimainkan di mana saja oleh anak-anak. Apalagi alat yang digunakan untuk memainkan permainan gundu anak tersebut cukup mudah untuk didapatkan.

Tidak diketahui secara pasti kapan permainan tradisional ini ditemukan dan mulai berkembang di tengah masyarakat. Namun wawasan terkait permainan suruk anak ini sudah diwariskan secara turun temurun sejak dulunya.

Persiapan Sebelum Memulai Permainan

Seperti yang dijelaskan pada bagian sebelumnya, suruk anak merupakan salah satu permainan tradisional yang dimainkan secara berkelompok. Dibutuhkan minimal dua orang anak untuk memainkan permainan tradisional yang satu ini.

Idealnya, permainan ini bisa dimainkan oleh 2 hingga 6 orang anak. Tidak ada batasan usia maupun jenis kelamin dari setiap anak yang ingin memainkan permainan ini.

Terdapat beberapa jenis peralatan yang perlu dipersiapkan dalam permainan suruk anak. Pertama, para pemain mesti menyiapkan sebuah batu kecil yang nantinya berfungsi sebagai “Anak” dalam proses bermain.

Selain itu, para pemain juga perlu mencari 5 buah tempurung kelapa yang sudah tidak ada isinya. Jika semua peralatan sudah tersedia, maka permainan main anak sudah bisa dimulai saat itu juga.

Proses Bermain Suruk Anak

Tidak ada arena bermain khusus untuk memainkan suruk anak. Kawan bisa memainkan permainan ini di mana saja, mulai dari dalam rumah, pekarangan, hingga lapangan terbuka.

Sebelum bermain, para pemain bisa melakukan undian terlebih dahulu. Undian ini berguna untuk menentukan urutan bermain dari para pemain.

Pemain yang mendapatkan giliran pertama kemudian memegang “Anak” dan kelima tempurung kelapa yang sudah dipersiapkan.

Setelah itu, pemain ini akan memasukkan “Anak” ke salah satu tempurung tersebut. Kemudian dirinya akan mengacak posisi tempurung agar bisa mengecoh para pemain lainnya.

Jika waktu mengacak sudah habis, pemain lain mesti menebak di tempurung mana “Anak” berada. Pemain yang berhasil menebak akan mendapatkan satu poin.

Sebaliknya jika tidak ada pemain yang berhasil menebak, maka pemain pertama yang mengacak akan mendapatkan semua poin. Nantinya giliran mengacak akan digilir hingga semua pemain.

Jika pemain terakhir sudah mendapatkan giliran, maka perhitungan poin akan dimulai. Pemain yang berhasil mendapatkan poin terbanyak dari yang lainnya nantinya akan dinyatakan sebagai pemenang dalam permainan tradisional khas Bengkulu tersebut.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.