Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Innalillahi, Seniman Nasirun Meninggal Dunia pada Usia 60 Tahun

Innalillahi, Seniman Nasirun Meninggal Dunia pada Usia 60 Tahun

innalillahi,-seniman-nasirun-meninggal-dunia-pada-usia-60-tahun
Innalillahi, Seniman Nasirun Meninggal Dunia pada Usia 60 Tahun
service

Jakarta, NU Online

Kabar duka datang dari dunia seni rupa Indonesia. Seniman asal Yogyakarta, Nasirun, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.58 WIB.

Informasi wafatnya Nasirun dengan cepat menyebar di berbagai komunitas seni, salah satunya melalui Lesbumi DIY. Saat ini, jenazah almarhum berada di Rumah Sakit Asri Medical Center (AMC), Yogyakarta.

Putri almarhum, Ima, mengatakan jenazah Nasirun akan dimakamkan pada Sabtu siang pukul 14.00 WIB di Pemakaman Seniman Bantul, Yogyakarta.

“Benar, ayah saya akan dimakamkan hari ini,” kata Ima.

Nasirun lahir di Cilacap, Jawa Tengah, pada 1 Oktober 1965. Pada 1983, ia hijrah ke Yogyakarta untuk menempuh pendidikan seni dengan mengambil jurusan kriya.

Dalam wawancara program Menjadi Indonesia yang tayang pada Jumat (12/6/2026) di YouTube NU Online, Nasirun pernah menceritakan alasan memilih jurusan kriya. Menurutnya, keputusan tersebut dipengaruhi perkembangan batik kontemporer Indonesia yang dipelopori Bambang Kuntoro.

“Saya masuk Jogja, sebelumnya bukan seni yang memantik saya, melainkan salah satunya lahirnya batik kontemporer Indonesia oleh Bambang Kuntoro. Jadi pilihan saya berubah, saya mengambil kriya. Kriya bukan sebagai jurusan yang kurang kritis, melainkan menuntut ketekunan dalam berkarya,” ungkapnya.

Bagi Nasirun, seni bukan sekadar medium ekspresi, tetapi juga dapat menjadi salah satu jalan membangun kepemimpinan bangsa. Ia memandang Presiden Soekarno memiliki nasionalisme yang kuat dan mampu menghadirkan gagasan besar di bidang seni melalui kolaborasi dengan para seniman.

“Soekarno memiliki sandaran nasionalisme yang menyentuh ranah seni karena mempunyai gagasan yang brilian. Lalu cara menerjemahkannya menggunakan orang-orang berbakat, yakni para seniman,” tuturnya.

Kepergian Nasirun menjadi kehilangan bagi dunia seni rupa Indonesia. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai perupa yang konsisten menghadirkan karya-karya yang memadukan tradisi, spiritualitas, dan kritik sosial.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.