Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Mengapa Kucing Kuwuk Chiki Tidak Bisa Dilepaskan di Sembarang Hutan?

Mengapa Kucing Kuwuk Chiki Tidak Bisa Dilepaskan di Sembarang Hutan?

mengapa-kucing-kuwuk-chiki-tidak-bisa-dilepaskan-di-sembarang-hutan?
Mengapa Kucing Kuwuk Chiki Tidak Bisa Dilepaskan di Sembarang Hutan?
service

Hutan bagi manusia mungkin terlihat sama, penuh pepohonan, rimbun, dan jauh dari permukiman. Namun, bagi tim konservasi, tidak semua hutan layak jadi tempat pelepasliaran seekor kucing hutan. Kesalahan memilih habitat, bisa membuat Prionailurus bengalensis berkompetisi dengan satwa lain, bahkan gagal bertahan hidup. Ketika Chiki, seekor kucing kuwuk (sebutan lain kucing hutan) yang diselamatkan dari lapangan golf di Bogor dinyatakan siap kembali ke alam setelah menjalani rehabilitasi di Cikananga Wildlife Center (CWC), Yayasan Cikananga Konservasi Terpadu (YCKT) tidak buru-buru melepaskannya. Pilihan jatuh pada Cagar Alam Takokak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Keputusan diambil bukan karena kawasan itu paling dekat pusat rehabilitasi. Ada serangkaian survei lapangan, kajian habitat, hingga pertimbangan sosial, sebelum Chiki menginjakkan kaki di habitat barunya. Meidi Yanto, Manajer Konservasi In-Situ YCKT, mengatakan Takokak yang luasnya sekitar 60 hektar  masih memiliki tutupan hutan yang baik. Vegetasinya mendukung aktivitas alami Chiki, begitu juga ketersediaan sumber pakan. “Tingkat gangguan manusia juga relatif rendah. Kawasan ini juga di bawah pengelolaan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, sehingga memiliki sitem perlindungan keamanan,” jelasnya, Kamis (30/7/26). Chiki, kucing hutan liar yang dirawat di Cikananga dan telah dilepasliarkan di Cagar Alam Takokak di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Foto: Anatasha Reza Widyantoro/YCKT. Kesejahteraan satwa Menurut Meidi, pemilihan lokasi pelepasliaran juga mempertimbangkan kesejahteraan satwa. Letak Takokak yang dekat Cikananga membuat waktu transportasi lebih singkat. “Chiki masuk ke kantong habituasi sebelum dilepasliarkan. Semakin singkat perjalanan, semakin kecil risikonya.” Sebelum memutuskan lokasi pelepasliaran, tim YCKT melakukan survei habitat menyeluruh. Kajian meliputi kondisi vegetasi, keberadaan sumber air, potensi…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.