Tue,4 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Gunung Maras, Oase Hijau yang Tersembunyi di Pulau Bangka

Gunung Maras, Oase Hijau yang Tersembunyi di Pulau Bangka

gunung-maras,-oase-hijau-yang-tersembunyi-di-pulau-bangka
Gunung Maras, Oase Hijau yang Tersembunyi di Pulau Bangka
service

Di balik wajah Pulau Bangka yang lekat dengan pertambangan timah, tersimpan bentang alam hijau yang menawarkan cerita berbeda. Namanya Gunung Maras, kawasan hutan yang menjulang sekitar 705 meter dan menjadi titik tertinggi di Kepulauan Bangka Belitung. Perjalanan menuju kawasan ini seperti memasuki sisi lain Bangka. Semakin mendekati kaki gunung, bentang pertambangan perlahan berganti dengan pepohonan, perbukitan, dan udara yang lebih sejuk. Dari kawasan tinggi tersebut, lanskap terus terhubung hingga pesisir Teluk Kelabat Dalam. Taman Nasional Gunung Maras ditetapkan berdasarkan SK No.576/Menlhk/Setjen/PLA.2/7/2016 tertangal 27 Juli 2016. Luasnya mencapai 16.806,91 hektar, melintasi wilayah Kabupaten Bangka dan Bangka Barat. Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan tiga wajah alam sekaligus: hutan primer daratan, perbukitan, dan kawasan mangrove. Perpaduan inilah yang membuatnya layak disebut sebagai “oase” di Pulau Bangka. Bagi pencinta alam, taman nasional ini menyimpan banyak hal untuk diamati. Sedikitnya 53 spesies pohon tumbuh di kawasannya. Salah satu yang paling khas adalah pohon pelawan dari genus Tristaniopsis, tumbuhan yang sangat dikenal masyarakat Bangka. Jika beruntung, perjalanan di antara pepohonan juga dapat mempertemukan pengunjung dengan berbagai satwa. Hutan Gunung Maras menjadi habitat kancil, musang, ayam hutan, monyet ekor panjang, babi hutan, lutung, biawak, dan sejumlah jenis ular. Kawasan ini juga dihuni trenggiling serta mentilin, primata mungil bermata besar yang aktif pada malam hari. Namun, daya tarik Gunung Maras bukan hanya pemandangan dan keanekaragaman hayatinya. Kawasan ini juga menyimpan jejak sejarah masyarakat Melayu tua. Bagi Suku Mapur atau Orang Lom, Suku Jerieng, dan Suku Maras, gunung tersebut merupakan wilayah suci yang harus dihormati. Masyarakat setempat percaya bahwa…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.