Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 3 Kebiasaan Orang Kaya dalam Mengelola Keuangan

3 Kebiasaan Orang Kaya dalam Mengelola Keuangan

3-kebiasaan-orang-kaya-dalam-mengelola-keuangan
3 Kebiasaan Orang Kaya dalam Mengelola Keuangan
service

Jakarta

Punya penghasilan besar bukan satu-satunya kunci menjadi kaya. Banyak orang dengan kondisi finansial yang baik justru membangun kekayaannya lewat kebiasaan mengelola uang secara konsisten dan terencana.

Salah satu perbedaan orang kaya adalah cara mereka memandang uang. Mereka tidak hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki tujuan jangka panjang agar kekayaan terus bertumbuh dari waktu ke waktu.

Dengan memiliki rencana keuangan yang jelas, seseorang akan lebih mudah mengatur penghasilan, menentukan prioritas, dan membangun aset. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan kondisi finansial yang lebih stabil di masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kebiasaan seperti apa yang dapat Bunda ikuti dalam mengelola keuangan? Yuk, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Dilansir laman Jim Rohn, belajarlah untuk hidup dengan 70 persen dari pendapatan setelah pajak Bunda. Kemudian, penting untuk melihat bagaimana Bunda mengalokasikan sisa 30 persennya. Berikut pembagian yang dapat Bunda ikuti:

1. Menyisihkan untuk amal

Dari 30 persen yang tidak dihabiskan, sepertiga harus digunakan untuk amal. Memberikan kontribusi 10 persen dari pendapatan setelah pajak adalah jumlah yang baik untuk dianggarkan.

2. Investasi modal

Dengan 10 persen berikutnya dari pendapatan setelah pajak, Bunda akan mengumpulkan kekayaan. Ini adalah uang yang akan digunakan untuk membeli, memperbaiki, memproduksi, atau menjual. Kuncinya adalah terlibat dalam perdagangan, bahkan jika hanya secara paruh waktu.

Jadi bagaimana Bunda bisa membangun kekayaan? Ada banyak cara. Biarkan imajinasi yang berkeliaran.

Lihatlah dari dekat keterampilan yang Bunda kembangkan di tempat kerja atau melalui hobi. Bunda mungkin dapat mengubahnya menjadi perusahaan yang menguntungkan.

Selain itu, Bunda juga dapat belajar membeli produk dalam jumlah grosir dan menjualnya secara eceran. Atau membeli properti dan memperbaikinya.

Gunakan 10 persen tersebut untuk membeli peralatan, produk, atau aset yang bisa mendukung langkah awal Bunda. Mulailah dari yang ada, karena tidak ada yang tahu potensi luar biasa dalam diri Bunda, daripada hanya menunggu kesempatan untuk berkembang.

3. Tabungan

Sepuluh persen terakhir disarankan untuk dimasukkan ke dalam tabungan. Langkah ini adalah salah satu bagian paling menarik dari rencana kekayaan Bunda karena dapat menawarkan ketenangan pikiran dengan mempersiapkan masa depan.

Sebagai contoh, ada dua orang yang sama-sama berpenghasilan US$1.000 per bulan atau setara dengan Rp16,5 juta. Keduanya menerima kenaikan gaji dengan jumlah yang sama setiap tahunnya. Namun, mereka memiliki cara yang berbeda dalam mengelola uang.

Orang pertama menghabiskan uangnya lebih dulu, lalu menabung jika masih ada sisa. Sebaliknya, orang kedua selalu menyisihkan uang untuk ditabung terlebih dahulu, kemudian menggunakan sisanya untuk memenuhi kebutuhan.

Setelah 20 tahun berlalu, hasilnya sangat berbeda. Orang yang terbiasa menghabiskan uang terlebih dahulu hidup berkekurangan, sedangkan orang yang mengutamakan menabung berhasil membangun kekayaan.

Jadi, ingatlah bahwa memberi, berinvestasi, dan menabung, seperti segala bentuk disiplin, memiliki efek yang halus.

Pada akhir hari, minggu, bulan, hasilnya hampir tidak terlihat. Tapi biarkan lima tahun berlalu dan perbedaannya menjadi nyata. Pada akhir 10 tahun, perbedaannya sangat dramatis.

Nah, itulah beberapa kebiasaan orang kaya dalam mengelola keuangan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.