Jakarta –
Salah satu warna yang menarik dan mengungkap berbagai simbolisme, makna, dan asosiasi, yaitu merah. Warna ini biasanya dikaitkan dengan emosi kuat kita, seperti cinta, hasrat, dan kemarahan.
Dari rambut merah hingga karpet merah di acara-acara, merah dianggap sebagai warna yang menarik perhatian karena nuansanya yang hangat dan cerah.
Merah merupakan warna primer. Warna ini melambangkan gairah, kehangatan, dan seksualitas, tetapi juga dikenal sebagai warna yang melambangkan bahaya, kekerasan, dan agresi. Merah terletak di antara ungu dan oranye pada roda warna.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Color Psychology, sedikit sejarah di balik warna merah, warna merah adalah warna pertama yang dikuasai, dibuat, direproduksi, dan dipecah menjadi berbagai nuansa oleh manusia. Warna ini juga merupakan salah satu warna paling awal yang digunakan oleh seniman selama periode prasejarah.
Misalnya, sepanjang abad pertengahan, merah memiliki makna religius. Warna ini adalah warna darah Kristus dan api neraka. Pada periode Renaisans, warna merah dimaksudkan untuk menarik perhatian penonton pada tokoh-tokoh paling berpengaruh dalam sebuah lukisan.
Kemudian pada abad ke-19, merah menjadi warna gerakan politik dan sosial baru seperti sosialisme. Begitu pula saat warna merah digunakan untuk menciptakan emosi tertentu dalam seni, bukan hanya untuk meniru alam.
Merah dikenal memiliki dampak fisiologis dan psikologis pada manusia, sehingga menghasilkan efek positif dan negatif pada kita. Apa arti merah menurut seorang ahli psikologi warna?
“Merah adalah kekuatan hidup,” kata Michelle Lewis, seorang ahli psikologi warna dan analis warna bersertifikat dikutip dari laman Parade.
“Ini adalah warna detak jantung, warna pertama yang diproses mata manusia dan warna yang menuntut respons sebelum otak Anda sempat mengambil keputusan,” lanjutnya.
Lewis mencatat bahwa merah menarik perhatian dan menuntut. Warna ini dapat mendorong kita untuk bertindak.
“Bagi saya, merah mewakili motivasi, gairah, dan kemampuan untuk mengambil keputusan cepat,” kata Lewis, yang juga penulis buku Color Secrets: Learning The One Universal Language We Were Never Taught.
Lewis juga mengungkapkan tujuh ciri kepribadian umum orang-orang yang warna favoritnya merah, beserta kekuatan dan kelemahan khas mereka. Apa saja ciri-ciri tersebut?
1. Pemberani
Orang-orang yang warna favoritnya merah tidak lari dari rasa takut atau menunggu rasa takut itu berlalu. Lewis mengatakan mereka adalah pejuang yang akan bertindak. Menurut Lewis, pecinta warna merah tidak membutuhkan kepastian sebelum mereka bergerak.
“Mereka membutuhkan momentum. Keberanian mereka bukanlah ketiadaan keraguan. Itu adalah keputusan untuk tetap maju,” ungkapnya.
2. Mengejar target dengan cepat
Lewis mencatat bahwa orang-orang yang menyukai warna merah bukanlah orang yang hanya mencoba-coba. Orang-orang yang suka warna merah berkomitmen, mengejar, dan mendorong.
“Itulah cara kerja otak mereka. Ketika seorang pencinta warna merah memutuskan mereka menginginkan sesuatu, pertanyaannya bukanlah apakah mereka akan mengejarnya, melainkan seberapa cepat,” ujar Lewis.
3. Kompetitif
Orang-orang yang tertarik pada warna merah bertekad untuk menang, baik itu dalam acara olahraga dewasa, malam kuis, atau promosi di tempat kerja. Menurut Lewis, ara pencinta warna merah memiliki naluri untuk mendorong batas, melawan orang lain, melawan pencapaian terbaik mereka sebelumnya.
“Ini berasal dari kebutuhan mendalam untuk mengetahui kemampuan mereka. Kompetisi membuat mereka lebih baik, dan mereka mencarinya,” ungkapnya
4. Sangat bersemangat
Warna merah adalah salah satu warna yang melambangkan gairah yang intens, jadi masuk akal jika orang-orang yang tertarik pada warna ini memiliki sifat ini dan merasakan semuanya dengan intensitas penuh, seperti yang dikatakan Lewis.
Antusiasme orang yang suka warna merah itu tulus, kemarahan mereka nyata, cinta mereka sangat kuat. “Mereka tidak melakukan apa pun setengah-setengah, termasuk emosi. Intensitas ini adalah salah satu kualitas mereka yang paling menarik dan hal yang paling diingat orang tentang mereka,” tutur Lewis.
5. Memiliki daya tarik
Lewis menunjukkan bahwa pecinta warna merah memiliki energi unik yang menarik orang. “Itu adalah vitalitas yang hampir mustahil untuk dibuat dan sangat sulit untuk diabaikan,” katanya.
“Mereka tidak menguasai ruangan dengan berusaha. Mereka melakukannya hanya dengan menjadi diri mereka sendiri sepenuhnya, tanpa penyesalan,” ungkap Lewis.
6. Berorientasi pada tindakan
Lewis mengatakan bahwa orang yang menyukai warna merah sudah bergerak, sementara kebanyakan orang lain masih berpikir. Mereka memproses dalam gerakan daripada dalam diam, yang membuat mereka cepat, tegas, dan terkadang mengejutkan orang-orang di sekitar mereka.
7. Punya naluri bertahan hidup
Lewis menjelaskan bahwa warna merah melambangkan naluri bertahan hidup dan pencinta warna merah membawa itu dalam tulang mereka. Ketika keadaan menjadi sulit pecinta warna merah tidak runtuh.
“Mereka menjadi aktif. Krisis memunculkan sesuatu dalam diri mereka yang tidak bisa dilakukan oleh keadaan biasa, kemampuan yang kuat, hampir naluriah, untuk terus maju ketika segala sesuatu berlawanan dengan mereka,” kata Lewis.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)





Comments are closed.