Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kemarau Panjang, Karhutla dan Krisis Air Hantui Jawa

Kemarau Panjang, Karhutla dan Krisis Air Hantui Jawa

kemarau-panjang,-karhutla-dan-krisis-air-hantui-jawa
Kemarau Panjang, Karhutla dan Krisis Air Hantui Jawa
service

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), di Blok Bantengan, Senin (3/8/26) sekitar pukul 17.00.Balai Besar TNBTS telah menurunkan tim untuk memadamkan api. Rudijanta Tjahja Nugraha, Kepala  menyebut, demi kelancaran pemadaman, mereka menutup sementara akses wisata ke Gunung Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula (Malang), dan Senduro (Lumajang). Sedangkan pengunjung melalui pintu Cemoro Lawang (Probolinggo) dan Wonokitri (Pasuruan) dilakukan pembatasan hingga area Lautan Pasir. “Padang Sabana tidak diperkenankan dikunjungi,” katanya dalam keterangan tertulisnya. Penutupan berlaku sejak Senin (3/8/26) pukul 22.00 sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Sampai saat ini, belum tahu  luas lahan yang terbakar. Tim masih fokus melakukan pemadaman. Dia pun mengimbau pengunjung, dan pelaku jasa wisata agar menjaga kawasan TNBTS dari kebakaran hutan. “Perhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama,” tulisnya. Selain TNBTS, kebakaran juga melanda ekosistem kawasan Taman Nasional (TN) Baluran, Kabupaten Situbondo merupakan tipe ekosistem kering. Terdiri atas ekosistem sabana, dan hutan jati yang terbakar. Joko Mulyo Ichtiarso, juru bicara TN Baluran menyebut, kuat dugaan kebakaran terpicu aktivitas masyarakat di dalam hutan. Seperti para pencari jamur, kayu bakar, kroto, madu, ubi gadung dan pencari burung. Mereka biasa membakar ranting dan dedaunan dan lupa mematikan. Sehingga, saat ada angin kencang api menyambar rerumputan dan dedaunan kering. “Modus pencari umbi gadung, mereka membakar daun untuk diambil abunya. Abu digunakan menghilangkan getah dari potongan umbi gadung,” katanya. Selain itu, pencari madu hutan kerap membakar pohon hingga tumbang untuk memudahkan pengambilan madu. Lantas, sisa-sisa pohon yang terbakar menjalar lebih jauh. Joko…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.