Mubadalah.id – Rokok, alkohol, dan narkoba merupakan zat yang dapat membahayakan kesehatan ibu hamil dan bayi dalam kandungan. Ketika seorang perempuan merokok, mengonsumsi alkohol, atau menggunakan narkoba selama kehamilan, zat yang masuk ke dalam tubuhnya dapat mencapai bayi melalui aliran darah.
Karena itu, perempuan yang sedang hamil perlu menghindari rokok, alkohol, dan narkoba. Tidak hanya penggunaan secara langsung yang perlu dihindari, tetapi juga paparan dari lingkungan sekitar.
Rokok Berbahaya bagi Ibu dan Bayi
Merokok berbahaya bagi siapa pun. Kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan serius, termasuk kanker dan penyakit lainnya.
Risiko tersebut menjadi lebih besar ketika yang merokok adalah perempuan yang sedang hamil. Zat berbahaya dari rokok dapat masuk ke dalam tubuh ibu dan memengaruhi bayi yang sedang berkembang di dalam kandungan.
Paparan asap rokok juga perlu dihindari. Ibu hamil yang tidak merokok tetap dapat terkena dampak buruk jika sering menghirup asap rokok dari orang lain. Karena itu, lingkungan sekitar ibu hamil sebaiknya bebas dari asap rokok.
Ketika ibu hamil merokok atau terus-menerus menghirup asap rokok, pembuluh darah dapat menyempit. Kondisi tersebut dapat mengurangi aliran darah yang membawa oksigen dan zat gizi kepada bayi melalui plasenta.
Kurangnya oksigen dan zat gizi dapat mengganggu pertumbuhan bayi. Karena itu, bayi yang lahir dari ibu yang merokok selama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi mengalami berat badan lahir rendah dan berbagai masalah kesehatan.
Menjaga kehamilan dari asap rokok bukan hanya tanggung jawab ibu. Orang-orang di sekitar ibu hamil juga perlu ikut menjaga lingkungan agar bebas dari asap rokok. Pasangan, keluarga, teman, dan rekan kerja sebaiknya tidak merokok di dekat ibu hamil.
Alkohol Dapat Mengganggu Perkembangan Bayi
Alkohol dalam jumlah banyak dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan pada siapa pun. Konsumsi alkohol dalam jangka panjang, misalnya, dapat menyebabkan gangguan serius pada organ tubuh, termasuk penyakit hati.
Bagi perempuan yang sedang hamil, konsumsi alkohol perlu dihindari karena dapat memengaruhi perkembangan bayi. Alkohol yang masuk ke dalam tubuh ibu dapat mencapai bayi melalui aliran darah.
Konsumsi alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Dampaknya dapat mencakup masalah pada perkembangan otak serta berbagai kelainan lainnya.
Karena itu, perempuan yang sedang hamil sebaiknya tidak mengonsumsi alkohol. Menghindari alkohol selama kehamilan merupakan salah satu cara untuk melindungi kesehatan ibu dan perkembangan bayi. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, halm 50.





Comments are closed.