Fri,14 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Kisah Bunda Melahirkan Bayi Kembar dengan Berat 9 Kg, Jadi Sorotan setelah Pecahkan Rekor

Kisah Bunda Melahirkan Bayi Kembar dengan Berat 9 Kg, Jadi Sorotan setelah Pecahkan Rekor

kisah-bunda-melahirkan-bayi-kembar-dengan-berat-9-kg,-jadi-sorotan-setelah-pecahkan-rekor
Kisah Bunda Melahirkan Bayi Kembar dengan Berat 9 Kg, Jadi Sorotan setelah Pecahkan Rekor
service

Jakarta

Melahirkan bayi kembar tentu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Namun, pengalaman Hope Henderson dari Wyoming, Amerika Serikat, mungkin sedikit berbeda. Ia melahirkan sepasang bayi kembar dengan berat gabungan hampir 19 pon atau sekitar 8,6 kilogram.

Kisah persalinan Hope pun menjadi sorotan karena kedua bayinya tercatat sebagai salah satu pasangan kembar dengan berat lahir terbesar yang pernah tercatat bagi warga Wyoming dalam beberapa tahun terakhir. Berikut kisahnya dikutip dari People.

Hope Henderson, 31 tahun, melahirkan bayi kembar bernama Clay dan Leah pada 3 Maret 2026. Keduanya lahir di sebuah birth center di Ogden, Utah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Clay, bayi laki-laki Hope, lahir dengan berat 9 pon 4 ons atau sekitar 4,2 kilogram. Sebelas menit kemudian, saudara kembarnya, Leah, lahir dengan berat 9 pon 6 ons atau sekitar 4,3 kilogram. Jika digabungkan, berat kedua bayi tersebut mencapai sekitar 18 pon 10 ons atau 8,6 kilogram.

Yang membuat kisah ini semakin menarik, berat kedua bayi hampir sama. Hope bahkan mengatakan bahwa biasanya salah satu bayi kembar berukuran lebih besar dibandingkan yang lainnya. Namun, Clay dan Leah tumbuh dengan sangat seimbang selama kehamilan.

Sempat merasa kehamilannya sudah penuh di usia 32 minggu

Sebagai seorang ibu yang sebelumnya sudah memiliki dua anak, Hope sebenarnya tidak asing dengan bayi berukuran besar. Anak pertamanya, Joy, lahir dengan berat sekitar 8 pon 7 ons atau 3,8 kilogram. Sementara anak keduanya, Ann, memiliki berat lahir sekitar 9 pon 13 ons atau 4,5 kilogram.

Ketika hamil anak kembar, tubuh Hope pun mulai terasa semakin berat. Ia mengatakan bahwa dirinya merasa sudah seperti mencapai usia cukup bulan ketika kehamilannya baru memasuki sekitar 32 minggu. Namun, Clay dan Leah ternyata masih bertahan di dalam kandungan hingga lebih dari 40 minggu. Keduanya lahir sekitar satu minggu setelah hari perkiraan lahir.

Hope mengatakan bahwa meskipun ia merasa sudah mencapai usia kehamilan cukup bulan, pada minggu ke-32, ia baru melahirkan Clay dan Leah setelah usia kehamilan mencapai 40 minggu tepat satu minggu setelah perkiraan hari lahir (HPL).

Proses persalinan itu sendiri tidaklah mudah, badai salju mendekati wilayah Utah utara tepat saat Hope mulai mengalami kontraksi, sehingga suaminya harus berkendara selama satu jam menuju Arrivals Birth Services di Ogden, Utah.

Tetap menjaga pola makan dan aktif selama hamil

Hope juga menceritakan bahwa selama kehamilan ia berusaha menjaga pola hidup sehat. Ia memperhatikan asupan protein setiap hari dan tetap aktif bergerak. “Saya benar-benar menjaga diri,” ujar Hope.

Meski begitu, ukuran bayi saat lahir tidak bisa disederhanakan hanya karena pola makan ibu. Berat lahir dipengaruhi banyak faktor, termasuk faktor genetik, usia kehamilan, kondisi kehamilan, dan faktor maternal maupun janin lainnya.

Jadi, kisah Hope bukan berarti ibu hamil perlu makan lebih banyak agar bayinya berukuran besar. Justru, kebutuhan nutrisi setiap ibu hamil berbeda dan sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi tenaga kesehatan.

Persalinan kembar dilakukan di dalam kolam air

Ada hal lain yang membuat kisah persalinan Hope menarik. Ia memilih melahirkan secara water birth atau persalinan di dalam kolam air di sebuah birth center. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Hope sendiri merupakan seorang home birth midwife atau bidan yang biasa mendampingi persalinan di rumah.

“Saya sendiri adalah seorang bidan bidan yang melayani persalinan di rumah jadi begitu tahu saya mengandung bayi kembar, saya sudah memutuskan untuk tetap melahirkan di luar rumah sakit, dan saya memiliki koneksi yang tepat. Saya kenal bidan-bidan yang menangani kelahiran bayi kembar, posisi sungsang, dan semua hal semacam itu,” tuturnya.

Karena sudah mengetahui dirinya mengandung bayi kembar, Hope juga memiliki akses kepada tenaga kesehatan yang berpengalaman menangani persalinan kembar. Persalinannya bahkan berlangsung ketika badai salju sedang mendekati wilayah Utah. Sang suami, Raleigh, harus berkendara sekitar satu jam menuju tempat persalinan.

Sesampainya di sana, Hope masuk ke kolam persalinan tanpa obat pereda nyeri. Setelah dua kali kontraksi, Clay lahir. Sekitar 11 menit kemudian, Leah menyusul.

Bunda melahirkan tanpa robekan

Hal yang cukup mengejutkan, Hope mengatakan bahwa dirinya tidak mengalami robekan vagina selama persalinan.

“Saya sama sekali tidak mengalami robekan. Tidak ada luka robek pada vagina. Ini merupakan keuntungan besar bagi saya dan proses pemulihan saya,” ujar Hope.

Namun, pengalaman setiap ibu tentu berbeda. Persalinan bayi kembar memiliki tantangan tersendiri dan tidak bisa disamakan hanya berdasarkan pengalaman satu orang.

Lindsay Mills dari Wyoming Department of Health juga menekankan bahwa persalinan kembar bukanlah proses yang bisa dianggap rutin. Karena itu, kondisi ibu dan bayi perlu mendapatkan pemantauan serta penanganan yang sesuai.

Mills juga menyampaikan kepada media tersebut bahwa rekor berat gabungan bayi kembar sebelumnya yang lahir dari penduduk Wyoming pada tahun 2024 adalah hampir 16 pon (sekitar 7,25 kg).

Menurut Guinness World Records,angka tersebut masih jauh di bawah rekor bayi kembar terberat di dunia yang lahir dari pasangan Patricia Jane Haskin dan John Prosser Haskin di Arkansas pada 20 Februari 1924 dengan berat gabungan mencapai 27 pon (sekitar 12,25 kg).

Bayi kembar hope kini tumbuh sehat

Setelah lahir, Clay dan Leah dilaporkan dalam kondisi sehat. Beberapa bulan setelah kelahiran, keduanya bahkan sudah memiliki berat lebih dari 14 pon atau sekitar 6,3 kilogram masing-masing.

Kelahiran mereka juga disebut memecahkan catatan berat kelahiran kembar bagi warga Wyoming dalam setidaknya lima tahun terakhir. Sebelumnya, pasangan kembar terbesar yang tercatat pada 2024 memiliki berat gabungan hampir 16 pon atau sekitar 7,3 kilogram.

Bagi Hope sendiri, angka-angka tersebut mungkin bukan hal terpenting. Setelah melewati kehamilan kembar yang cukup panjang dan persalinan yang tidak biasa, melihat Clay dan Leah tumbuh sehat tentu menjadi hadiah terbesar bagi keluarga kecilnya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.