Jombang, NU Online
Makam Masyayikh Pondok Pesantren Tebuireng atau yang dikenal dengan Kawasan Makam Gus Dur (KMG) akan dibuka 24 jam selama pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung.
Pembukaan kawasan makam tersebut berlangsung mulai 26 hingga 31 Agustus 2026. Adapun Muktamar ke-35 NU akan dilaksanakan pada 27 hingga 31 Agustus 2026.
KH. Achmad Roziqi, Mudir V Bidang Pendidikan Formal Pesantren Tebuireng mengatakan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk menyambut para tamu muktamar serta warga Nahdliyin yang hendak berziarah ke makam para masyaikh Tebuireng.
“Kami akan membuka akses makam untuk dapat berziarah ke Makam Masyaikh Pesantren Tebuireng, seperti KH. Hasyim Asy’ari, Gus Dur, Kiai Wahid Hasyim, dan masyaikh lainnya,” ungkap Kiai Achmad, Sabtu lalu diberitakan NU Online Jombang.
KH Achmad Roziki mengungkapkan bahwa tidak menutup kemungkinan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU akan meningkatkan jumlah warga Nahdliyin yang berkunjung dan berziarah ke Makam Masyaikh Pesantren Tebuireng.
“Melihat para peserta muktamar yang kemungkinan datang ke Pesantren Tebuireng, kami akan membuka pintu gerbang Makam Masyaikh Pesantren Tebuireng selama 24 jam penuh,” ungkapnya.
Pembukaan akses makam tersebut diharap dapat memberikan kemudahan bagi para peserta muktamar dan warga Nahdliyin yang ingin berziarah kepada para masyaikh Pesantren Tebuireng selama momentum Muktamar ke-35 NU berlangsung.
Untuk itu, lanjut KH Achmad Roziqi, Pesantren Tebuireng akan berkoordinasi dengan tim keamanan untuk membantu mengatur kedatangan para peziarah selama akses makam dibuka.
“Selain membuka Makam Masyaikh Pesantren Tebuireng selama 24 jam nonstop, kami juga akan berkoordinasi dengan tim security agar dapat membantu menata kedatangan peziarah,” pungkasnya.




Comments are closed.